Papua Semakin Membara, Kemlu RI Himpun Seluruh Diplomat Asing

Amalia Purnama Sari
Amalia Purnama Sari

Papua Semakin Membara, Kemlu RI Himpun Seluruh Diplomat Asing Retno Marsudi (sumber: Liputan6)

Winnetnews.com - Untuk menghalau isu referendum Papua, pemerintah melakukan berbagai upaya untuk mempertahankan Bumi Cendrawasih agar tidak lepas.

Salah satu upaya pemerintah Indonesia adalah melalui instruksi kepada Kemlu untuk menjelaskan situasi Indonesia yang sebenarnya kepada dunia internasional.

Intruksi yang diberikan oleh pemerintah pusat adalah dengan memberi ultimatum kepada Kemlu untuk melakukan briefing diplomat mengenai polemik Papua.

Retno Marsudi, Menteri Luar Negeri RI, menjelaskan, seperti dikutip dari CNN Indonesia, Jumat (06/09), “Tugas para diplomat adalah menjelaskan situasi di negara kita, termasuk yang terjadi di Papua. Oleh karena itu, Kemlu telah melakukan briefing kepada diplomat asing di Jakarta pada 1 September lalu.”

Retno menjelaskan bahwa para diplomat diperintahkan untuk selalu menjaga kedaulatan NKRI. Poin menjaga kedaulatan tersebut sebenarnya merupakan salah satu misi utama dalam politik luar negeri Indonesia.

“Para diplomat punya pemahaman yang sama terkait NKRI sebagai sebuah harga mati,” tegas Retno, seperti dikutip dari Medcom.id, Jumat (06/09).

Ia menambahkan, “Papua dan Papua Barat adalah bagian kedaulatan NKRI, sehingga jika ada upaya-upaya pemisahan, maka itu otomatis menjadi red line bagi kita semua.”

Paparan Retno disampaikannya dalam rapat Komisi I DPRD RI pada Kamis (05/09) lalu. Dalam agenda tersebut, Retno menggelar rapat pendapat gabungan perihal situasi Papua yang kian memanas. Tidak hanya Retno, rapat tersebut juga menghadirkan Menteri Pertahanan Ryamyzard Ryacudu, Menteri Infomratika Rudiantara, dan perwakilan Badan Intelijen Negara (BIN), dan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Hingga saat ini, total tersangka kerusuhan di Papua dan Papua Barat yang telah diringkus polisi sebanyak 78 orang. Para tersangka diringkus karena dianggap menimbulkan banyak kerusuhan yang berujung pada kerusakan wilayah dan jatuhnya korban jiwa. Para demonstran di Papua dan Papua Barat ini bahkan melakukan perusakan fasilitas umum dan gedung-gedung pemerintahan.

 

Apa Reaksi Kamu?