Para Orang Tua Waspada!!! Pil "Gila" Excimer Mulai Marak Dikalangan Pelajar

Para Orang Tua Waspada!!! Pil "Gila" Excimer Mulai Marak Dikalangan Pelajar

Senin, 14 Mar 2016 | 14:40 | Gunawan Wibisono
WinNetNews.com - Winners.. Ada yang pernah mendengar pil "Gila" excimer? Excimer adalah jenis obat yang mempunyai kandungan utama berupa CPZ (Chorpromazine) yang berperan sebagai anti-psikotik. Eksimer merupakan obat yang tidak terdaftar di dalam MIMS (kitab daftar obat-obatan yang beredar resmi).

Pada dasarnya obat ini merupakan golongan anti-psikotik yang berfungsi untuk mengurangi gejala psikotik atau gangguan jiwa. Oleh karena itu, obat ini tidak dianjurkan untuk dikonsumsi sebagai obat penenang. Orang yang mengkonsumsi obat ini secara sembarangan akan dijerat dengan UU kesehatan dan UU Psikoterapi karena menyebabkan kecanduan.

Efek samping yang ditimbulkan, diantaranya adalah pusing, mual, muntah, penglihatan menjadi kabur, jantung berdetak lebih cepat, gemetar, rasa kantuk yang berlebihan dan lain sebagainya. Jika dikonsumsi dalam dosis yang berlebihan akan menyebabkan kecanduan, keracunan, over dosis hingga kematian.

Oleh karena itu, jangan mencoba-coba untuk mengkonsumsi obat excimer apabila tanpa anjuran dari dokter atau tanpa resep dokter. Jika disalah gunakan oleh pemakainya, obat yang awalnya berguna untuk menyembuhkan justru akan menimbulkan dampak yang sebaliknya, yaitu dapat mempengaruhi kesehatan tubuh hingga kematian karena mempunyai sifat yang berbahaya.

Di daerah Bekasi Jawa Barat, baru-baru ini, pil excimer disalah gunakan oleh para pelajar, peredaran pil excimer ini terdeteksi di beberapa sekolah dengan sasaran siswa atau pelajar. Kepala BNK Kabupaten Bekasi Rohim Mintareja mengatakan, polisi telah menangkap seorang bandar excimer bernama Sahroni alias Loco (17 tahun) yang diketahui mengedarkan pil haram itu di lingkungan pelajar Kabupaten Bekasi.

Pelaku ditangkap di rumahnya di Kampung Kobakrotan RT 03/01, Desa Sukamakmur, Sukakarya, Kabupaten Bekasi, Sabtu (12/3). Dari hasil penangkapan itu, polisi mengamankan dua butir pil excimer dan uang tunai Rp 618 ribu.

Dari hasil pengembangan, diketahui kalau Sahroni sangat dikenal oleh pelajar, khususnya di Sukakarya. "Polisi mendapatkan keterangan dari siswa SMK swasta ada narkoba jenis excimer yang dijual di sekolah," katanya.

Ia mengimbau kalangan orang tua agar mewaspadai peredaran pil tersebut di tengah keluarganya. "Saya imbau orang tua perhatikan anaknya dan murid saat jam pelajaran di sekolah," katanya 

Dilansir dari berbagai sumber

Foto: eximer.mywapblog.com

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...