Partai Demokrat Nilai Penangkapan Putu Tidak Lazim

Partai Demokrat Nilai Penangkapan Putu Tidak Lazim

Kamis, 30 Jun 2016 | 16:51 | Zaenal Arifin
 Jakarta, Winnetnews.com -  Juru bicara Partai Demokrat Rachlan Nasidik, menilai operasi tangkap tangan KPK kepada Putu Sudiartana tidak lazim. Karena KPK tidak langsung membeberkan unsur uang sebagai barang bukti utama penangkapan.

"Peristiwa ini tidak ada uang yang diserahkan langsung. KPK mengatakan yang ada bukti transfer, tapi bukanlah kepada rekan kami. Ini pernyataan OTT KPK yang paling lemah karena tidak lazim seperti OTT yang lain," kata dia di Jakarta, Kamis (30/6/2016).

Rachlan juga mengatakan partainya tidak pernah memberikan mandat kepada Sudiartana untuk mencari dana bagi partai melalui jabatannya selaku Wakil Bendahara DPD Partai Demokrat Provinsi Bali.

Dia menekankan jika Sudiartana benar-benar terbukti terlibat dalam kasus suap, maka hal tersebut merupakan tindakan pribadi.

Meskipun demikian, Partai Demokrat telah memutuskan memberhentikan Sudiartana dari jabatannya sebagai Wakil Bendahara DPD Demokrat Provinsi Bali.

Sudiarta sendiri diamankan saat KPK melakukan OTT pada Selasa (28/6) pukul 21.00 WIB di Kompleks DPR RI di Ulujami, Jakarta Selatan.

TAGS:

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...