Partai Gerindra Kritik Ajakan Arief Poyuono untuk Tidak Bayar Pajak

Daniel
Daniel

Partai Gerindra Kritik Ajakan Arief Poyuono untuk Tidak Bayar Pajak Arief Poyuono

Winnetnews.com - Kemarin Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono membuat statement menggemparkan. Ia meminta pemilih Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno untuk tidak usah membayar pajak dan tidak usah mengakui adanya pemerintahan jika Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin memenangkan Pilpres 2019.

Sontak pernyataan Arief tersebut mengundang banyak reaksi, termasuk dari pihak internal Partai Gerindra. Ketua DPP Partai Gerindra, Desmond Junaidi Mahesa, menyatakan perkataan Arief kemarin tidak dapat dibenarkan karena cenderung "membakar" persatuan bangsa.

“(komentar) Arief Poyuono itu cenderung pendapat pribadi. Jadi kita tidak membakar sesuatu melainkan ada bangunan yang kita jaga, yakni persoalan persatuan dan kesinambungan bangsa ini. Kalau Arief Poyuono kan kesannya membakar,” ujar Desmond kepada wartawan, Kamis (16/5).

Arief sebelumnya melontarkan pernyataan keras terkait dengan pelaksanaan Pilpres 2019 yang menurutnya “terlalu memaksakan” hasil. Arief menilai KPU seolah memaksakan diri agar Jokowi dan KH Ma’ruf memenangkan Pilpres dan membuat pemerintahan baru.

“Jika terus dipaksakan hasil Pilpres 2019 untuk membentuk pemerintahan baru, maka masyarakat tidak perlu lagi mengakui pemerintahan yang dihasilkan Pilpres 2019,” jelas Arief melalui keterangan tertulis kepada wartawan kemarin.

Apa Reaksi Kamu?