Partai 'Mercy' Pede Menang di 200 Daerah di Pilkada 2020
Foto: Kompas.com

Partai 'Mercy' Pede Menang di 200 Daerah di Pilkada 2020

Senin, 2 Mar 2020 | 10:24 | Khalied Malvino

Winnetnews.com -  Optimisme jelang Pilkada 2020 yang rencananya digelar serentak di 270 daerah sudah dikantongi Partai Demokrat. Pasalnya, dari 270 daerah partai asuhan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini menargetkan menang di 200 daerah.

Hal tersebut diungkapkan politikus Partai Demokrat, Andi Mallarangeng. Menurutnya, dari 200 daerah yang menjadi target partai berlambang mercedes benz tersebut, sembilan di antaranya adalah pilkada gubernur. Meski tidak semua kepala pemerintah tingkat provinsi berasal dari kader internalnya.

"Ada sembilan gubernur, rasanya kita juga bisa dapat, yang kita dukung atau kita usung, ya mudah-mudahan sembilannya," terangnya, seperti dikutip Lputan6.com, Minggu (1/3/2020).

Andi menjelaskan, Partai Demokrat realistis untuk tidak mengusung kader internalnya di suatu daerah dalam kontestasi Pilkada. Alasannya, ada beberapa daerah yang menggelar pilkada, namun raihan kursinya tidak mencukupi untuk mengusung calon seorang diri. Sehingga mau tidak mau, Demokrat harus menjalin koalisi dengan partai politik (parpol) lainnya.

Andi menambahkan, jika tidak mengusung kader internal untuk berada di posisi pertama, setidaknya posisi kedua menjadi pilihan bagi Demokrat. Kalaupun dua opsi itu tidak memungkinkan, maka akan mendorong tokoh masyarakat di suatu daerah untuk maju sebagai calon kepala daerah berdasarkan kesepakatan partai koalisi.

"Kalau ada kader internal yang bisa bersaing, kita tentu saja akan mendorong kader kita yang kuat, mampu, sehat, untuk bersaing dengan kader dari partai lain. Kalau tidak nomor satu ya nomor dua," imbuhnya.

Andi membeberkan salah satu syarat untuk berkoalisi dengan Demokrat, calon kepala daerah itu mau dan mampu menerapkan 14 program prioritas SBY di masa pemerintahannya. Dia mengklaim partainya masih dilirik masyarakat, terutama kalangan milenial dengan ketokohan dari AHY.

"Ada berbagai program prorakyat dari SBY waktu itu (menjabat Presiden) dan itu hanya bisa di implementasikan kalau kita punya bupati, walikota, gubernur, yang ada di daerah, termasuk wakil-wakilnya. Daya tarik Partai Demokrat apalagi ada tokoh muda AHY, kaum milenial kedepan justru tertarik bergabung dengan Partai Demokrat," ujarnya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...