Pasangan Kekasih yang Ditelanjangi di Tangerang Berakhir di Pernikahan

Cindy Cesilia
Cindy Cesilia

Pasangan Kekasih yang Ditelanjangi di Tangerang Berakhir di Pernikahan Foto:Istimewa

WinNetNews.com- Kabar bahagia datang dari sepasang kekasih yang ditelanjangi di Cikupa, Tangerang berakhir bahagia. Dikutip dari berbagai sumber yang ada, pasangan kekasih yang dipukuli, ditelanjangi, dan diarak warga di Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, akan menjalani prosesi paling berbahagia dalam hidup mereka.

Setelah dipermalukan di depan umum karena dituduh berbuat mesum di rumah kontrakan. Rencananya, pasangan berinisial RN dan MA ini, akan melangsungkan pernikahan. Rencananya, pernikahan bakal digelar awal Desember 2017.

Pernikahan tersebut akan diselenggarakan oleh Kepolisian Resor Kota Tangerang. "Betul, jadi memang ini kan sudah mau berencana untuk menikah. Jadi, akan kami bantu prosesnya. Niatnya, awal bulan depan bersamaan dengan pernikahan massal yang nantinya akan diadakan Polresta Tangerang," kata Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Wiwin Setiawan.

Tidak hanya itu saja, pernikahan  pasangan tersebut akan dilaksanakan di Gedung Serba Guna Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa. Nantinya, seluruh proses pernikahan akan ditanggung pihak Polresta Tangerang.

"Semua akan ditanggung kepolisian. Keduanya pun sekarang ada di tempat yang aman dalam pengawasan kami dan keluarga," jelas Wiwin Setiawan. 

Sebelumnya, polisi sudah menetapkan enam tersangka, yakni, G, T, I, S, N, dan A. Mereka memiliki peran masing-masing dalam melakukan persekusi pada pasangan ABG tersebut.

T kemudian meminta warga mengarak RN dan MA keluar rumah hingga ke rumah ketua RW yakni, G. Sampai di kediaman G, kedua pasangan tersebut langsung mendapatkan perlakuan penganiayaan dengan keempat pelaku I, S, N, A. Dua orang memegangi dan dua orang memukuli.

Setelah itu, T  membuka paksa baju MA dan meminta RN membuka celana dengan disaksikan masyarakat. Bahkan, G dan T meminta warga untuk mendokumentasikan tindakannya tersebut. Keenam tersangka terancam hukuman 5 tahun penjara. 

Apa Reaksi Kamu?