Pasar Beringharjo: Batik, Cemilan, Kuliner, & Benda Antik ada di Sini!

kontributor

Dipublikasikan 5 tahun yang lalu • Bacaan 3 Menit

Pasar Beringharjo: Batik, Cemilan, Kuliner,  &  Benda Antik  ada di Sini!
pasar beringharjo merupakan pasar legenda dan penuh filosofi yang ada di Yogyakarta, dan jadi serbuan wisatawan bila datang ke Yogyakarta. Foto: Istimewa

WinNetNews.com - Berkunjung ke Yogyakarta, jangan lupa untuk mampir ke Pasar Beringharjo yang melegenda. Pasar Beringharjo menjadi sebuah bagian dari Malioboro yang sayang untuk dilewatkan. Selain menjual aneka macam cindera mata dan oleh-oleh khas Yogyakarta, pasar ini juga penuh dengan nilai historis dan filosofi. Selama ratusan tahun Pasar Beringharjo sudah menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat setempat.

Pasar yang telah berkali-kali dipugar ini melambangkan satu tahapan kehidupan manusia yang masih berkutat dengan pemenuhan kebutuhan ekonominya. Selain itu, Beringharjo juga merupakan salah satu pilar 'Catur Tunggal' (terdiri dari Kraton, Alun-Alun Utara, Kraton, dan Pasar Beringharjo) yang melambangkan fungsi ekonomi. Bagi kamu yang ingin berkunjung kesana, informasi tentang Pasar Beringharjo berikut ini mungkin bisa membantu.

Pasar Beringharjo - Yogyakarta

Pasar beringharjo - Yogyakarta. Foto: Viva

Apa saja di Pasar Beringharjo yang bisa dijadikan oleh-oleh?

  • Suka ngemil? Kudapan jawa juga bisa kamu bawa pulang sebagai oleh-oleh dari Pasar Beringharjo

image1

Kalau kamu ingin membeli jajanan pasar, kamu bisa langsung saja menuju ke bagian depan dan belakang bangunan pasar sebelah barat. Di tempat ini kamu bisa menjumpai aneka brem madiun, krasikan, bakpia, hung kwe, nagasari, ting-ting, dan aneka kue basah lainnya.

  • Jangan khawatir, selain jajan pasar, kamu juga bisa bawa batik sebagai oleh-oleh liburanmu

image2

Pasar Beringharjo merupakan tempat terbaik bagi pecinta batik. Pasar Beringharjo punya koleksi batik yang cukup lengkap dengan harga yang bervariasi. Di sini kamu bisa temui beraneka macam batik, mulai dari batik kain, pakaian batik, batik dengan bahan katun maupun sutera, tenun batik, blangkon, sendal, tas, dan pernak-pernik bernuasa batik lainnya. Kamu tinggal pilih, mau beli harga yang 60ribuan atau yang 1jutaan.

  • Bagi yang suka minum jamu dan ramuan herbal lainnya di Pasar Beringharjo juga merupakan surganya jejamuan.

image3

Berjalan ke lantai dua pasar bagian timur, jangan heran bila mencium aroma jejamuan. Tempat itu merupakan pusat penjualan bahan dasar jamu Jawa dan rempah-rempah. Bahan jamu yang dijual misalnya kunyit yang biasa dipakai untuk membuat kunyit asam dan temulawak yang dipakai untuk membuat jamu terkenal sangat pahit. Rempah-rempah yang ditawarkan adalah jahe (biasa diolah menjadi minuman ronde ataupun hanya dibakar, direbus dan dicampur gula batu) dan kayu (dipakai untuk memperkaya citarasa minuman seperti wedang jahe, kopi, teh dan kadang digunakan sebagai pengganti bubuk coklat pada cappucino).

  • Pecinta barang antik, jangan ragu masuk ke Pasar Beringharjo.

image4

Sentra penjualan barang antik terdapat di lantai 3 pasar bagian timur. Di tempat itu, kamu bisa mendapati mesin ketik tua, helm buatan tahun 60-an yang bagian depannya memiliki mika sebatas hidung dan sebagainya. Di lantai itu pula, anda dapat memburu barang bekas berkualitas bila mau. Berbagai macam barang bekas impor seperti sepatu, tas, bahkan pakaian dijual dengan harga yang jauh lebih murah daripada harga aslinya dengan kualitas yang masih baik. Tentu butuh kejelian dalam memilih.

  • Puas berkeliling di bagian dalam pasar, tiba saatnya untuk menjelajahi daerah sekitar pasar dengan tawarannya yang tak kalah menarik.

image5

Kawasan Lor Pasar yang dahulu dikenal dengan Kampung Pecinan adalah wilayah yang paling terkenal. Kamu bisa mencari kaset-kaset oldies dari musisi tahun 50-an yang jarang ditemui di tempat lain. Selain itu, terdapat juga kerajinan logam berupa patung Budha dalam berbagai posisi. Bagi pengoleksi uang lama, tempat ini juga menjual uang lama dari berbagai negara, bahkan yang digunakan tahun 30-an.

Pasar yang terletak di Jalan Jenderal ahmad Yani No. 16 ini buka sampai dengan pukul 17.00 WIB. Meskipun demikian, aktivitas di pasar ini akan tetap ramai hingga malam, karena ada banyak kuliner malam yang bisa dinikmati oleh pengunjung ketika malam hari.

Share This Story

RELATED ARTICLE

Loading interface...