Pasar CPO Diperkirakan Sedang Meningkat

Rusmanto
Rusmanto

Pasar CPO Diperkirakan Sedang Meningkat kelapa sawit

WinNetNews.com - Impor minyak kelapa sawit atau CPO dari India diperkirakan meningkat untuk pertama kalinya dalam lima bulan terakhir akibat menyusutnya persediaan dan peningkatan permintaan menjelang festival. Sentimen ini memberikan dorongan positif terhadap harga CPO.

Pada penutupan perdagangan bursa Malaysia, Jumat (14/10), harga CPO untuk kontrak teraktif Desember 2016 meningkat 47 poin menuju 2.665 ringgit (US$632,64) per ton.

Survei Bloomberg memaparkan impor CPO Negeri Hindustan pada September diperkirakan naik 2,1% menjadi 800.000 ton. Angka ini merupakan peningkatan pertama sejak April 2016.

Total impor minyak nabati pada bulan lalu diprediksi sejumlah 1,36 juta ton, meningkat 12% (mom). Adapun data impor resmi dari Solvent Extractors’ Association (SEA) of India akan dirilis pada pertengahan Oktober ini.

Nagaraj Meda, managing director TransGraph Consulting, mengatakan rebound pembelian CPO oleh India sebagai konsumen terbesar di dunia membantu harga tetap meningkat meski terhadang oleh pemulihan produksi. Dampak cuaca kering akibat El Nino sebelumnya mengganggu proses penanaman di Indonesia dan Malaysia pada awal tahun.

Apa Reaksi Kamu?