(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Pasar Ritel, Dinilai Bakal Dikalahkan Bisnis e-commerce

Muchdi
Muchdi

Pasar Ritel, Dinilai Bakal Dikalahkan Bisnis e-commerce
WinNetNews.com - Bisnis e-commerce akan semakin berkembang walaupun kondisi ekonomi Indonesia tengah menurun, hal ini diakui oleh CEO OLX Indonesia, Daniel Tumiwa.

Daniel Tumiwa, seperti dilansir dari Merdeka mengatakan, "Justru jadi alternatif, orang yang tadinya biasa shopping, nyari barang alternatifnya lebih murah kan di online. Justru sekarang mereka banyak pindah ke online. Biasanya terpuruknya ekonomi, Kejadian kejadian yang mengganggu ekonomi ini justru jadi pemicu meledak ya e-commerce di negara-negara manapun."

Menurut dia, potensi bisnis e-commerce di Indonesia sangat besar. Bisnis e-commerce sendiri telah dimulai hampir 10 tahun lalu di Indonesia. "Potensinya akan meledak-ledak di Indonesia, karena sebagai pilihan alternatif, e-commerce ini memberikan pilihan lebih banyak buat orang belanja. Tidak perlu pergi dari rumahnya," kata dia.

 

Keberadaan e-commerce pada saat itu belum mampu saingi retail offline. Bahkan, kata Daniel, e-commerce justru dipandang sebelah mata. Hal itulah yang membuat para pelaku e-commerce mampu bangkit dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Mantan Vice President Digital Business Garuda Indonesia ini menegaskan saat ini persaingan bisnis e-commerce sangat ketat. Terlebih, pasar retali offline telah menurun akibat kehadiran e-commerce.

"Pasti, di semua negara retail offline mengecil dan akhirnya tutup. Siapa yang bisa bertahan adalah retail offline yang bisa mengikuti trennya dan fungsi retail offline berubah. Tapi Electronic city disini dimulainya berkurang, displaynya ada, belinya online," tutupnya.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});