Pasca Longsor Awal Febuari Lalu, Jalur Puncak Belum Dibuka Total
Foto:Istimewa

Pasca Longsor Awal Febuari Lalu, Jalur Puncak Belum Dibuka Total

Minggu, 18 Feb 2018 | 14:20 | Cindy Cesilia

WinNetNews.com-  Kawasan Puncak Bogor, selalu menjadi desitinasi bagi para wisatawan di Indonesia.

Dikutip dari berbagai sumber yang ada, pasca longsor yang terjadi pada 5 Febuari 2018 lalu jalur Puncak akhirnya ditutup untuk melakukan perbaikan diberbagai titik yang terjadi longsor.

Jalan akan kembali dibuka bila perbaikan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sudah rampung.

Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengatakan perbaikan total jalur ini diharapkan sudah selesai sebelum Lebaran Idul Fitri.

"Satu bulan selesai, itu keterangan dari teman-teman PU. Teknis tentu dari teman-teman PUPR ya, saya tidak bisa jawab waktunya. Tapi saya berbicara di posko tadi diharapkan sebelum lebaran sudah selesai secara permanen," kata Kapolda Jabar Irjen Pol Agung.

Penutupan ditinjau dari aspek keselamatan yang diutamakan.

Maka, karena itu, perbaikan jalan agar diselesaikan terlebih dulu oleh pihak PUPR. Setelah itu, masyarakat diperbolehkan melintas.

Kondisi jalan Puncak rawan, terutama lokasi di Riung Gunung.

Berdasarkan , hasil data kontur tanahnya mengandung air yang tinggi. Sehingga, saluran air tersebut tertutup oleh bangunan pedagang kaki lima.

"Air yang seharusnya terbuang, akibat PKL ini jadi menumpuk sehingga tanah semakin gembur sehingga mudah longsor," tambah Agung.

Sebelumnya, bencana alam tanah longsor terjadi di Jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, Senin 5 Februari 2018. Akibat dari kejadian ini, menelan korban jiwa yaitu dua orang tewas. 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...