Pasien Penderita Meningitis Babi Makin Bertambah
Kasus Meningitis Babi di Bali. Foto: Istimewa

Pasien Penderita Meningitis Babi Makin Bertambah

Senin, 13 Mar 2017 | 15:08 | kontributor

WinNetNews.com - Data terakhir yang berhasil dihimpun oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Badung, Bali, Gede Putra Suteja,menyebutkan bahwa jumlah penderita yang diduga terserang meningitis streptococcus suis (MSS) atau meningitis babi mencapai 42 kasus.

"Ini data terakhir yang kita terima dari RSUD dan puskesmas, karena sebelumnya hanya tercatat 36 kasus yang ditemukan di daerah itu," kata Kadiskes Badung Gede Putra Sutedja, di Mangupura, Senin (13/3/2017).

Sebanyak 42 pasien yang diduga terjangkit MSS itu saat ini tengah menjalani perawatan di beberapa rumah sakit, daiantaranya RSUD Mangusada sebanyak 20 kasus, RSUD Wangaya Denpasar 1 kasus dan pasien rawat jalan di rumah masing-masing yang menjalani observasi pihak puskesmas/tim KBS sebanyak 21 kasus.

Sehari sebelumnya hanya tercatat 36 kasus MSS, yakni 14 pasien dirawat di RSUD Mangusada, satu pasien dirawat di RSUD Wangaya Denpasar dan 21 kasus sedang menjalani rawat jalan di rumah masing-masing.

Langkah cepat telah diambil untuk menangani kasus ini agar tidak terjadi penyebaran wabah secara meluas, antara lain dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat di kabupaten Badung, kususnya di Desa Sibang Gede dan Sibang Jaya. Selain itu, penyelidikan epidemiologi terkait penyebaran wabah MSS ini juga telah dilakukan. Pemantauan dan kunjungan ke rumah penderita suspect meningitis babi juga tengah dilakukan untuk penagnan wabah yang berbahaya ini.

Agar penyebaran wabah mss ini ,asyarakat diimbau untuk membeli daging babi di tempat resmi agar dapat dipastikan kesehatannya. Selain itu, jika hendak mengolah daging babi, agar memastikan bahwa kondisi tangan tidak dalam keadaan terluka. Jika terluka sebaiknya tutup luka dengan baik. Sebab penularan meningitis babi ini daoat terjadi melalui vektor darah. Selain itu, warga juga diimbau untuk melakukan pelaporan jika menemukan atau mengetahui ada babi yang sakit di peternakan. Agar para peternak tidak menjualnya di pengepul.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...