Pasien Virus Corona Bisa Diobati dengan Plasma Darah Orang Sembuh?
ilustrasi

Pasien Virus Corona Bisa Diobati dengan Plasma Darah Orang Sembuh?

Rabu, 26 Feb 2020 | 06:40 | Rusmanto

Prosedur donor plasma darah untuk mengobati COVID-19

image2

Donor plasma darah kepada pasien yang terinfeksi untuk mengobati COVID-19 adalah temuan yang cukup bagus. Akan tetapi, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan ketika melakukan donor plasma. 

Mendonorkan plasma normalnya membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan donor darah biasa, yaitu 1-2 jam. 

Kemudian, dokter akan bertanya tentang riwayat kesehatan pendonor dan melakukan pemeriksaan kesehatan fisik, seperti tekanan darah dan suhu tubuh. Lalu, lengan pendonor dibersihkan terlebih dahulu sebelum jarum steril disuntikkan. 

Sementara itu, pendonor dapat duduk di sofa saat plasma darah dikumpulkan. Seluruh darah yang diambil dari vena dikumpulkan plasma darah dan sisanya dikembalikan ke pendonor. 

Setelah proses donor selesai, tempat jarum disuntikkan akan ditutupi oleh perban. Pendonor juga perlu mengonsumsi camilan dan minuman agar pulih selama 10-15 menit. 

Normalnya, tubuh orang dewasa yang sehat akan mengganti plasma yang keluar dengan cepat. Dengan begitu, kadar plasma darah akan kembali normal beberapa hari setelah donor dilakukan. 

Walaupun donor plasma darah untuk mengobati pasien yang terinfeksi COVID-19 terdengar menjanjikan, para peneliti masih mencoba meneliti metode pengobatan virus ini. Apakah terdapat efek samping yang serius atau tidak. Dengan begitu, donor plasma dapat dilakukan dengan aman pada pasien yang membutuhkan.

 

 

 

 

 

 

 

Artikel ini telah tayang di hellosehat.com dengan judul "Plasma Darah Orang Sembuh Bisa Mengobati Pasien COVID-19?"
 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...