Pasti Ortu atau Mungkin Juga Kamu Bakal Seneng Pas Tau Kabar Soal Pergi Haji Ini
Suasana Kantor Pegadaian/Foto: Zool WNN

Pasti Ortu atau Mungkin Juga Kamu Bakal Seneng Pas Tau Kabar Soal Pergi Haji Ini

Minggu, 2 Apr 2017 | 13:23 | Zulkarnain Harahap

WinNetNews.com – Pergi Haji ke tanah suci merupakan Hukum Islam, khususnya bagi mereka yang mampu melaksanakannya. Kini, kesempatan itu semakin terbuka, terlebih lagi dengan penambahan kuota haji hasil persuasi Presiden Jokowi saat Raja Arab Saudi berkunjung ke Indonesia beberapa waktu yang lalu. Dengan program Arrum Haji, Pegadaian di seluruh Indonesia akan memberikan pinjaman pembiayaan haji kepada nasabah. Arrum Haji merupakan pengembangan dari produk tabungan emas. Syarat untuk mengikuti program tersebut, nasabah harus menggadaikan emas batangan seberat 15 gram atau emas perhiasan 18 gram senilai Rp. 7 Juta ke Pegadaian.

"Kalau talangan haji perbankan itu kan tidak ada jaminan sama sekali, akhirnya dianggap orang tidak mampu. Padahal syarat naik haji adalah orang mampu," kata Kepala Cabang Pegadaian Cokronegaran Solo, Nur Wahid, Sabtu (1/4/2017).

Nur juga menjelaskan, dengan adanya jaminan emas tersebut membuat Pegadaian berbeda dengan perbankan. Di Pegadaian, setelah menyerahkan jaminan, nasabah akan diberikan pinjaman dana Rp. 25 Juta untuk mendaftarkan diri ke Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat). Nasabah dapat mencicil dana pembiayaan Rp. 25 Juta itu antara satu hingga lima tahun.

"Jadi setelah berangkat, nasabah masih memiliki aset emas sebesar 15 gram yang disimpan di Pegadaian. Jaminan itu juga dapat difungsikan untuk menutup kekurangan cicilan, jika terjadi kekurangan," ungkapnya.

Deputi Bisnis Pegadaian Area Surakarta, Ade Yayat, menambahkan program Arrum Haji baru dibuka pada tahun 2016. Pada tahun pertama, Pegadaian mampu menggaet 116 nasabah dari Solo Raya. Dia juga berharap adanya peningkatan yang signifikan di tahun kedua. Terlebih dengan penambahan kuota haji sehingga daftar tunggunya lebih cepat dibanding sebelumnya

"Program baru ini peminatnya cukup tinggi. Di tahun pertama ada 116 nasabah atau senilai Rp. 2,2 Miliar. Tahun 2017 ini kita targetkan sebanyak 257 nasabah atau senilai Rp. 6,8 Miliar," kata Ade.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...