Pasukan AS Akui Bunuh Pemimpin ISIS di Afganistan

Fellyanda Suci Agiesta
Minggu, 16 Juli 2017 08:22 WIB
Oleh Fellyanda Suci Agiesta pada Minggu, 16 Juli 2017 08:22 WIB
Image Pasukan AS Akui Bunuh Pemimpin ISIS di Afganistan
Foto: CNN

WinNetNews.com - Pasukan AS mengaku telah membunuh Abu Sayed, pemimpin ISIS-Khorasan, afiliasi kelompok teror Afganistan.

"Emir" ISIS-K terbunuh dalam sebuah serangan di markas kelompok tersebut di Provinsi Kunar, 11 Juli," kata juru bicara Chief Pentagon Dana White dalam sebuah pernyataan.

Kapten Angkatan Laut AS Bill Salvin, juru bicara Pasukan AS Afghanistan mengatakan bahwa pemimpin ISIS terbunuh dalam serangan udara oleh pesawat tak berawak AS. Pernyataan Pentagon awal menggambarkan Sayed terbunuh dalam sebuah "serangan".

Sekretaris Pertahanan James Mattis mengatakan bahwa kematian seorang pemimpin seperti Sayed diidentifikasi kembali selama satu hari dalam seminggu, sebulan, ini tentang siapa orang dan orang macam apa di bawah mereka.

"Operasi ini merupakan keberhasilan lain dalam kampanye kami untuk mengalahkan ISIS-K di Afghanistan pada tahun 2017. Abu Sayed adalah emir ISIS-K ketiga yang telah kita bunuh pada tahun lalu. Dan kita akan terus berlanjut sampai mereka musnah. Tidak ada tempat yang aman untuk ISIS-K di Afghanistan." kata Jenderal John Nicholson, Komandan Pasukan AS Afghanistan, seperti dikutip dari CNN .

Hafiz Sayed Khan terbunuh pada Juli 2016 dan seorang emir lainnya Abdul Hasib tewas dalam serangan komando gabungan AS-Afghanistan pada bulan April.

Serangan April juga mengakibatkan kematian beberapa pemimpin tinggi ISIS-K lainnya, cabang regional kelompok teror, dan 35 pejuang ISIS. Dua tentara Amerika tewas dalam serangan tersebut.

Kehadiran Sayed di Kunar patut dicatat, dua pemimpin lainnya terbunuh di tetangga provinsi Nangarhar,, organisasi adat tradisional Pyongyang.

Pasukan Afghanistan dan AS melancarkan serangan ISIS-K pada awal Maret 2017 dan Jenderal John Nicholson, komandan pasukan AS dan NATO di Afghanistan, telah berjanji untuk menggerakkan kelompok teror tersebut keluar dari Afghanistan pada akhir 2017.

Cegah Cepat Lapar dengan Konsumsi Ini saat Sahur
Celine Dion Bawa 200 Penjaga untuk Konser di Indonesia

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.