Pasutri Lahirkan Bayi Langka, Begini Wujudnya

Khalied Malvino
Khalied Malvino

Pasutri Lahirkan Bayi Langka, Begini Wujudnya Bayi langka lahir di Bangladesh. (Foto: Grid.id)

Winnetnews.com - Pemberian Tuhan laiknya disyukuri, seperti halnya kelahiran si buah hati yang sudah dinanti lama pasangan suami-istri. Hal tersebut rupanya diterapkan oleh salah satu pasangan suami istri di Bangladesh yang melahirkan bayi langka.

Melansir dari grid.id, mereka mengungkapkan rasa suka citanya ketika sang bayi lahir ke dunia ini. Padahal, bayi yang dilahirkannya mengalami sindrom langka yang mungkin dialami satu dari empat juta kelahiran yang disebut sindrom progeria Hutchinson-Gilford.

Gejalanya ditandai dengan perkembangan gen yang tidak lazim dan menyebabkan mereka menua dalam waktu yang relatif lebih cepat. Gen abnormal ini membuat tubuh menghasilkan protein dengan jumlah berlebihan dan berperan memecah sel lebih cepat.

Bayi tersebut dilahirkan dengan kondisi wajah yang keriput dan sangat kasar. Sementara punggu bayi tersebut dipenuhi dengan bulu yang sangat lebat. Pada saat dilahirkan, bayi ini membuat seisi ruang bersalin terkejut termasuk dokter dan petugas medis.

Bayi ini memiliki paras yang tak biasa sehingga membuat orang di sekitarnya terkejut sekaligus bersedih. Namun, itu tak berlaku pada kedua orang tua bayi ini. Meski memiliki wajah yang aneh seperti orang tua, mereka justru memanggilnya dengan sebutan anak ajaib.

Mereka juga mengatakan hanya bisa bersyukur kepada Tuhan dan tidak perlu sedih dengan penampilan yang dimiliki putranya. Kedua orang tua bayi laki-laki tersebut akan menerima putranya seperti apa adanya dirinya.

Akan tetapi bayi dengan kelahiran seperti ini akan menghadapi kesulitan di kemudian hari. Bayi dengan sindrom langka ini sering tidak dapat hidup normal karena tubuh mereka terus menerus menua dengan cepat, mereka jarang bertahan hidup di luar usia 13 tahun.

Selain itu, banyak kasus bayi dengan sindrom seperti ini biasanya dikurung dalam rumah untuk mencegah Bulliying dari anak -anak lainnya. Hingga saat ini dokter yang menangani belum memiliki solusi atas pengobatan yang harus dijlani bayi ini.

Apa Reaksi Kamu?