(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Path Resmi Ditutup, Tapi...

Cindy
Cindy

Path Resmi Ditutup, Tapi... Foto:Istimewa

WinNetNews.com- Jejaring sosial asal Amerika, Path secara resmi mengumumkan mereka akan menutup layanan di bulan Oktober 2018. Dikutip dari berbagai sumber yang ada, penutupan ini akan dilakukan secara bertahap. "Dengan penuh penyesalan kami mengumumkan bahwa kami akan berhenti menyediakan layanan yang kami cintai, Path," tulis pihak Path.


Path juga menjelaskan jadwal spesifik penutupan aplikasi Path. Berikut rinciannya:

17 September 2018
Pemberitahuan ke publik tentang penghentian layanan Path

1 Oktober 2018
Pengguna tidak bisa lagi mengunduh atau memperbarui aplikasi Path di Apple App Store dan Google Play Store

18 Oktober 2018
Seluruh layanan Path dihentikan dan pengguna tak bisa lagi mengakses Path. Seluruh syarat dan ketentuan pengguna yang mengatur soal Path resmi berakhir

15 November 2018
Pusat layanan aplikasi Path ditutup


Path didirikan pada tahun 2010  oleh Dave Morin di San Francisco, California Amerika Serikat.  Ketika pertama kali dirilis, Path membatasi jumlah pertemanan hanya 50 orang, kemudian 150 orang. Namun, belakangan Path menambah jumlah pertemanan jadi 500.

Sebelumnya, pada tahun 2015 Path membuka kantornya di Jakarta. Path sempat menunjuk William Tunggaldjaja sebagai Country Manager Path, walaupun akhirnya ia tidak lagi duduk di posisi tersebut setelah Path diakuisisi Daum Kakao asal Korea Selatan pada Mei 2015.

Daum Kakao gagal mengembangkan fitur dan bisnis Path di Indonesia dan negara lain. Dan sampai akhirnya, mereka menyerah dan menutup layanan Path pada Oktober 2018 ini.
 

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});