Paus Fransiskus meminta maaf kepada umat Protestan

Paus Fransiskus meminta maaf kepada umat Protestan

Selasa, 26 Jan 2016 | 14:27 | Rusmanto
WinNetNews.com - Paus Fransiskus meminta maaf kepada kaum Protestan dan Gereja Kristen lainnya atas penganiayaan yang dilakukan kaum Katolik, dalam upaya terbarunya untuk membina kesatuan umat Kristen.

Dalam acara kebaktian malam di Basilika Santo Petrus, Roma, yang dihadiri perwakilan sejumlah agama, ia meminta "maaf bagi perilaku penganut Katolik yang tidak sesuai injil terhadap kaum Kristiani dan Gereja lain". Ia juga meminta umat Katolik memaafkan siapapun yang telah menganiaya mereka, demikian lansir kantor berita Reuters.

Vatikan mengumumkan, pada 31 Oktober Paus Fransiskus akan pergi ke kota Lund di Swedia, tempat Federasi Dunia Lutheran (LWF) didirikan pada 1947, untuk kebaktian bersama kaum Lutheran dalam peringatan Reformasi Protestan yang akan berlangsung di seluruh dunia tahun depan.

Martin Luther, pria berkebangsaan Jerman, diakui sebagai perintis Reformasi Protestan pada tahun 1517 dengan menulis 95 tesis yang mengkritik Gereja Katolik karena menjual pengampunan dosa dengan uang.

Langkah itu berujung pada perpecahan politik di seluruh Eropa dan dalam agama Kristen, memicu diantaranya Perang 30 Tahun di Eropa, penghancuran biara di Inggris, dan pembakaran sejumlah 'orang sesat' di kedua pihak.

Kelompok tradisionalis Katolik menyalahkan Fransiskus karena sikapnya yang terlalu longgar terhadap Lutheran, khususnya dalam "doa bersama" yang akan digunakan kedua agama selama peringatan Reformasi Protestan 2017.

Mereka menyebut doa tersebut terlalu memuji Luther, yang dikecam sebagai orang sesat dan dikucilkan.

Meski demikian, Paus Fransiskus telah menjadikan dialog antar agama sebagai keunggulan dalam masa jabatannya.

disadur dari tribunnews

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...