PBB Sebut Hanya Vaksin COVID-19 yang Mampu Balikkan Kondisi Global
Foto: CBC News

PBB Sebut Hanya Vaksin COVID-19 yang Mampu Balikkan Kondisi Global

Kamis, 16 Apr 2020 | 16:41 | Khalied Malvino

Winnetnews.com -  Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB), Antonio Guterres menilai vaksin virus corona merupakan satu-satunya cara untuk mengembalikan dunia kembali ke keadaan normal. Hingga kini vaksin Covid-19 itu masih dikembangkan.

"Vaksin Covid-19 mungkin merupakan satu-satunya hal yang dapat mengembalikan (dunia) ke keadaan normal," kata Guterres saat konferensi video dengan s ejumlah negara anggota PBB, Rabu (15/4), seperti dilansir CNNIndonesia dari AFP.

Virus yang muncul pertama kali di Wuhan, China pada Desember 2019 itu telah menggerus, dan memberi dampak besar terhadap negara-negara di seluruh dunia, baik dari sisi ekonomi, kesehatan, dan pendidikan.

Menurut Guterres, vaksin menjadi cara paling aman dan efektif untuk menyelamatkan jutaan nyawa dan triliunan uang yang tak terhitung akibat pandemi itu. Dia berharap vaksin Covid-19 siap digunakan sebelum akhir tahun ini.

Dia menyerukan percepatan pengembangan dan aksesibilitas vaksin sehingga dapat disebarluaskan dengan cepat ke seluruh dunia.

"Kami membutuhkan upaya ambisius untuk memastikan bahwa para pemangku kepentingan internasional bekerja lewat pendekatan yang harmonis, terintegrasi dan dapat memaksimalkan kecepatan dan skala yang diperlukan untuk penyebaran universal vaksin tersebut pada akhir 2020," ujarnya.

Guterres pada 25 Maret lalu mengumumkan permohonan donasi sebesar $2 miliar atau Rp31 triliun untuk mempersiapkan penanganan kemanusiaan PBB terhadap pandemi virus corona.

Melalui WHO, dari donasi itu PBB mampu melengkapi 47 negara Afrika dengan alat tes Covid-19. Dia juga memuji upaya sejumlah negara Afrika untuk mengurangi dampak pandemi.

Sebelumnya WHO mengatakan saat ini ada 70 vaksin virus corona yang sedang dalam pengembangan. Tiga di antaranya telah diuji coba ke manusia.

Hingga saat ini Covid-19 telah menginfeksi lebih dari 2 juta orang di seluruh dunia, dengan lebih dari 130 ribu kematian. Sementara, terdapat lebih dari 510 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...