PCOS Penyebab Wanita Tidak Bisa Hamil?
via flo.health

PCOS Penyebab Wanita Tidak Bisa Hamil?

Kamis, 19 Des 2019 | 11:55 | Irene Samella Alexander

Winnetnews.com - Banyak sekali masalah yang bisa mengganggu kesuburan pada wanita, tetapi Sindrom Ovarium Polikistik atau yang dikenal sebagai PCOS adalah salah satu yang patut untuk diperhatikan dan diwaspadai. Kondisi ini merupakan sindrom yang hanya terjadi atau bisa dialami oleh wanita. 

PCOS mengganggu hormon wanita hingga memiliki ketidak-seimbangan dalam usia subur. PCOS bisa terjadi karena berlebihnya hormon androgen yang akan menyebabkan resistensi insulin dan ini akan menyebabkan munculnya kista kecil pada indung telur atau rahim.

Sangat di sayangkan, di Indonesia sindrom ini masih dianggap tabu untuk dibicarakan oleh orang-orang karena sindrom ini menyerang dan terjadi pada alat vital wanita, sehingga masih banyak orang di Indonesia yang tidak mengetahui dan masih kurangnya kesadaran akan pentingnya untuk mengetahui dan mewaspadai sindrom ini.

Sindrom ini seringkali dibicarakan atau disangkutkan dengan penyakit keturunan atau berasal dari genetik, tetapi pada kenyataannya PCOS adalah kondisi yang relatif umum terjadi pada wanita dan tidak menutup kemungkinan bahwa wanita terserang pada tingkat kesuburan normal. 

Pada umumnya, penderita sindrom ini baru mengetahui mereka mengidap PCOS di usia 20 sampai 30 tahun. Sindrom ini juga tidak menutup kemungkinan untuk menyerang atau terjadi kepada wanita di umur berapa saja dan bahkan masih mungkin untuk menyerang dan terjadi kepada wanita yang sudah melewati masa pubertasnya.

Gejala yang bisa dirasakan wanita yang menderita PCOS adalah siklus menstruasi yang tidak konsisten, terjadi perubahan fisik, produksi hormon pria berlebih, bisa menyebabkan diabetes, mengakibatkan masalah pada berat badan dan fungsi jantung. Tentunya, masalah yang lebih serius yang ditimbulkan PCOS adalah sulit hamil atau sulit mempunyai keturunan.

Dari sekian banyak gejala yang ditimbulkan oleh PCOS, gejala yang terakhir mungkin menjadi ketakutan terbesar untuk para kaum wanita dan tidak menutup kemungkinan sindrom ini menjadi ketakutan bagi pasangan atau orang-orang di sekitarnya. Sindrom ini sangat dikaitkan dengan kehamilan atau mempunyai keturunan karena sindrom ini menyerang atau terjadi pada alat reproduksi wanita, yang otomatis akan mengganggu proses reproduksi mereka.

Tetapi banyak sekali pertanyaan yang beredar di masyarakat, pertanyaan ini menyangkut masalah apakah seorang pengidap PCOS masih bisa hamil atau tidak. Masalah ini kerap kali di bahas dan di pertanyakan oleh orang-orang.

Secara ilmiah, sindrom ini akan membuat ukuran indung telur atau ovarium wanita yang mengidapnya lebih besar daripada ukuran wanita normal miliki. Indung telur yang lebih besar dari seharusnya ini mempunyai isi kista kecil yang sangat banyak dan mengandung telur yang belum matang. Pada akhirnya, telur tersebut sulit untuk di keluarkan atau di buahi yang menyebabkan wanita mengidap PCOS akan sulit hamil dan mempunyai keturunan. Bukan hanya itu saja tetapi masih ada beberapa alasan seorang yang mengidap PCOS mengalami masalah untuk hamil seperti kadar hormon androgen yang lebih tinggi daripada kadar normal yang membuat proses ovulasi terhambat.

Bisa disimpulkan dengan penelitian dan penjelasan secara ilmiah bahwa seorang yang mengidap PCOS masih bisa memiliki kesempatan untuk hamil atau mempunyai keturunan dari rahimnya sendiri walaupun angka peluang dan kesempatannya lebih kecil daripada wanita pada umumnya.

Hal ini menjadi sesuatu yang bisa membuat pengidapnya sangat lega. Tetapi, tidak bisa dipungkiri bahwa sindrom ini tidak hanya menimbulkan gejala-gejala tetapi juga menimbulkan komplikasi dan resiko yang cukup serius untuk dirinya dan bayi yang sedang dikandungnya. Bayi yang sedang dikandung memiliki resiko untuk lahir secara prematur dan pengidap PCOS yang berhasil hamil mempunyai resiko dan berpotensi keguguran.

Sayangnya, sindrom ini tidak bisa disembuhkan tetapi banyak sekali cara yang bisa dicoba untuk mengurangi gejala dan resiko yang akan ditimbulkan oleh sindrom ini. Beberapa cara untuk mengurangi gejala dan resiko adalah dengan meminum pil KB dan terapi estrogen untuk membantu siklus menstruasi, menjaga berat badan yang sehat dengan memakan makananan yang rendah kabohidrat, mengatur insulin di dalam tubuh dengan olahraga secara teratur, dan berhenti untuk kecanduan kepada substansi tertentu seperti rokok.

Dengan demikian, PCOS bukan alasan seorang wanita tidak bisa hamil melainkan sindrom ini hanya mempersulit dan tidak menutup kemungkinan pengidapnya untuk hamil. Semua gejala dan resiko yang ditimbulkan bisa diminimalisir dengan berbagai macam cara. 

Sindrom ini bisa ditangani dengan cara yang tepat dan benar dengan meningkatkan edukasi dan kesadaran orang-orang dan sekaligus mematahkan label tabu kepada sindrom ini. (*)

 

---------------
Irene Samella Alexander adalah mahasiswi London School of Public Relations Jakarta.
*) Opini penulis dalam artikel ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi Winnetnews.com.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...