PDIP Sarankan Anies Tiru Wali Kota Perempuan yang Turun Langsung Tangani Covid-19
Anies Baswedan. (Foto: CNN Indonesia)

PDIP Sarankan Anies Tiru Wali Kota Perempuan yang Turun Langsung Tangani Covid-19

Rabu, 5 Agt 2020 | 09:50 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Anggota DPRD DKI dari Fraksi PDIP Gilbert Simanjuntak mengatakan Gubernur Anies Baswedan tidak memberikan contoh bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS) terkait penanganan Covid-19. Gilbert lalu membandingkan kinerja Anies dengan kepala daerah lain tepatnya seorang wali kota perempuan di suatu daerah.

Dia menyampaikan hal itu dalam mengkritik kebijakan ganjil-genap (gage) kendaraan. Menurut Gilbert penerapan kebijakan tersebut bukanlah solusi untuk mengendalikan penularan Covid-19 di ibu kota.

Sementara cara yang dinilai dapat mengendalikan Covid-19, menurut Gilbert adalah peningkatan pengawasan melalui para PNS yang langsung diterjunkan ke lapangan.

"Yang mendesak untuk mengatasi kenaikan penderita saat ini adalah mengawasi di lapangan, dengan menurunkan ASN," kata Gilbert kepada wartawan, Selasa (4/8).

Meski begitu, Gilbert menanggap cara tersebut bakal sulit diterapkan di Jakarta, pasalnya Anies sebagai kepala daerah tak memberikan contoh serupa. Ia pun menyinggung kinerja wali kota perempuan di daerah lain itu telah berhasil menerapkannya.

"Kebijakan ini terasa sangat tepat, tetapi menjadi sulit dilaksanakan oleh ASN DKI karena gubernur sendiri tidak memberi contoh turun mengawasi ke lapangan seperti yang dilakukan wali kota perempuan di daerah lain," jelasnya.

Gilbert tak menyebut secara gamblang siapa wali kota perempuan yang dimaksud. Namun, menurutnya sebagai pemimpin daerah harus bisa menunjukan sikap berpihak pada rakyat di tengah kesulitan karena pandemi ini.

"Keberpihakan kepada rakyat haruslah ditunjukkan di tengah kesulitan yang mereka hadapi," pungkasnya.

Sebelumnya, Annies sudah pernah membuat kebijakan untuk menerjunkan langsung ke lapangan 5.000 PNS dari berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Jajaran PNS itu mengawasi penerapan protokol kesehatan di masyarakat, seperti  pasar, perkantoran, dan daerah padat penduduk.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...