Pedagang Blok G Tanah Abang Batal Direlokasi Karena Harga Tidak Cocok
Sumber foto : Istimewa

Pedagang Blok G Tanah Abang Batal Direlokasi Karena Harga Tidak Cocok

Sabtu, 14 Apr 2018 | 03:44 | Oky

Winnetnews.com - Rencana relokasi pedagang Blok G Pasar Tanah Abang ke tempat penampungan sementara (TPS) di lahan seluas 5.000 meter persegi di sebelah Hotel Pharmin batal dilakukan.

Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasrudin mengatakan batalnya relokasi lantaran negosiasi harga sewa yang tidak cocok antara pihaknya dengan pemilik lahan.

Menurut Arief, harga sewa yang ditawarkan pemilik lahan lebih tinggi dibanding harga yang ditentukan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP). Namun, dia enggan mengungkapkan angkanya.

"Nah, harga KJPP dan harga yang mereka tawarkan gap-nya jauh. Kan mereka ada bisnisnya di situ, cuma angkanya itu setengah lebih besar dari angka kita yang dinilai sama KJPP," kata Arief di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (10/4).

Kurang lebih 800 pedagang Blok G itu pun akan direlokasi ke Blok F Pasar Tanah Abang. Sebanyak 651 pedagang di antaranya akan dipindah ke Blok F, sementara yang lainnya dipindah ke pasar basah.

Pasar basah sendiri berada di Blok F bawah dan belakang Blok G. Sementara area Blok F yang akan dibangun TPS yakni area parkir yang tidak terpakai.

Sebagian area di jembatan penghubung antara Blok F dan Blok G juga menjadi opsi Pasar Jaya.

"Tempat parkirnya memang kosong, jadi kita manfaatkan untuk itu untuk alternatif pertama. Alternatif kedua, kita pakai jembatan blok F, yang blok G ke F di tengah jalan, itu udah ada tempat usahanya 800. Cuma lagi ngomong sama developer kita," ujarnya.

Arief pun berharap agar seluruh pedagang bisa direlokasi ke TPS selambat-lambatnya pada bulan puasa, Mei 2018 mendatang.

Adapun Surat Keputusan (SK) Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk revitalisasi Blok G Pasar Tanah Abang sudah terbit.

Rencananya, bangunan yang berdiri sejak tahun 1987 itu akan diruntuhkan untuk dibangun ulang dengan konsep transit oriented development (TOD) atau kawasan transit terpapdu.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...