Pekan Ini, Asing Beli Bersih Rp 5 Triliun di Pasar Modal

Pekan Ini, Asing Beli Bersih Rp 5 Triliun di Pasar Modal

Sabtu, 13 Agt 2016 | 13:05 | Muchdi

WinNetNews.com - Investor asing mencatatkan beli bersih di sepanjang 2016 dengan nilai Rp 37,52 triliun. Jumlah tersebut mengalami peningkatan sebanyak Rp 5,01 triliun dibandingkan pada akhir pekan lalu seiring dengan aksi beli bersih investor asing yang dilakukan di sepanjang periode 8 hingga 12 Agustus 2016.

Sayangnya, aksi beli bersih yang dilakukan oleh investor asing di sepanjang pekan ini tak mampu menahan laju koreksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Laju IHSG di penutupan perdagangan hari ini mengalami perubahan 0,79% ke level 5.377,20 poin dari sebelumnya di level 5.420,25 poin pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu.

Meski demikian, rata-rata volume transaksi harian di sepanjang pekan ini tumbuh 14,89% menjadi 8,97 miliar unit saham dari 7,81 miliar unit saham di akhir pekan lalu. Di sisi lain, rata-rata nilai transaksi harian mengalami perubahan 13,71% menjadi Rp 8,48 triliun dari Rp 9,83 triliun di akhir pekan lalu, dan rata-rata frekuensi transaksi harian berubah 1,71% menjadi 314,58 juta transaksi dari 320,05 kali transaksi pada sepekan sebelumnya.

Kapitalisasi pasar BEI ikut mengalami perubahan 0,86% menjadi Rp 5.788,26 triliun di akhir pekan ini dari Rp 5.838,51 triliun sepekan sebelumnya.

 

Sepanjang pekan ini, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melanjutkan kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat Indonesia untuk meningkatkan pengetahuan terkait pasar modal.

Kegiatan sosialisasi dan edukasi tersebut dilakukan melalui Kantor Perwakilan BEI Padang bersama Jasa Utama Capital dengan mengadakan acara Sosialisasi Pasar Modal di Kantor Kecamatan Lubuk Begalung Padang, Senin 8 Agustus 2016.

Lalu pada Rabu (10/8), Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani menghadiri acara perayaan 39 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia serta Pencanangan Layanan Terpadu Satu Atap Amnesti Pajak sesuai dengan komitmen BEI bersama Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) yang didukung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mendukung program pemerintah Amnesti Pajak.

Sumber: detikFinance

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...