Pelabuhan yang 'Dikutuk' Jadi Batu, Pantai Guci Batu Kapal

Liani
Selasa, 18 Agustus 2015 15:20 WIB
Oleh Liani pada Selasa, 18 Agustus 2015 15:20 WIB
Image Pelabuhan yang 'Dikutuk' Jadi Batu, Pantai Guci Batu Kapal

Saat liburan ke Lampung, jangan lupa mengunjungi Pantai Guci Batu Kapal. Ada kisah legenda yang menyebutkan pantai ini dulunya pelabuhan yang dikutuk oleh Si Pahit Lidah.

Pantai Guci Batu Kapal adalah pantai yang berada di Kalianda, Lampung Selatan. Jika dilihat, pantai ini memiliki cukup banyak batu karang yang berserakan di tepiannya

image0

Ternyata jika diperhatikan dengan seksama, bebatuan karang yang ada di sini seperti kapal. Nah, ada kisah di balik batu yang mirip kapal ini!

image1

Menurut legenda, dahulu ini adalah pelabuhan yang sibuk. Namun karena terlalu sibuk, Si Pahit Lidah pun mengutuk pelabuhan ini dan semua yang ada di sana jadi batu

Sang Pahit Lidah adalah seorang tokoh legenda yang suka mengutuk. Ia datang ke pantai itu dan orang-orang sedang terlalu sibuk. Karena merasa diacuhkan, dia pun mengutuk pelabuhan tersebut

image2

Penampakan pantai Guci Batu Kapal. Ada legenda lain tentang sebuah guci besar setinggi manusia yang ditinggalkan di pantai ini. Lalu, jika ada yang masuk ke dalamnya, orang tersebut bisa menghilang

image3

Wisatawan yang melancong ke sana. Karena kisahnya dan alamnya yang indah, wisatawan pun berdatangan ke sini. Bermain air atau berjalan-jalan di tepiannya pun sama-sama seru!

Selain perairan yang jernih, ada pula area hutan nan hijau di sekeliling pantai. Otomatis bikin mata sejuk

image4

Cara mudah tidak cepat gemuk meski sering makan.
Hobi Baru Anies yaitu Plesiran ke Luar Negeri

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.