Pelajar di Purwakarta Akan Tidak Naik Kelas Jika Membawa Motor Ke Sekolah

Pelajar di Purwakarta Akan Tidak Naik Kelas Jika Membawa Motor Ke Sekolah

WinNetNews.com - Kini pelajar di Purwakarta tidak akan naik kelas jika menggunakan motor ke sekolah. Sanksi tersebut sengaja diterapkan karena banyak insiden kecelakaan yang melibatkan pelajar SMK yang menabrak enak siswa SD saat menyebrang di Jalan Raya Sukatani, Purwakarta.

"Sebelum diberi sanksi tidak naik kelas, siswa yang membawa motor ke sekolah akan diberikan surat peringatan hingga ketiga kali. Jika masih nekat bawa motor hingga surat peringatan ke tiga, maka tidak ada jalan lain, siswa itu tidak akan dinaikkan," tegas Dedi, di tengah kunjungannya ke SMKN 1 Purwakarta, Senin (1/8/2016).‬

Larangan pelajar untuk membawa kendaraan bermotor ke sekolah memang sudah lama diterapkan. Namun untuk sanksi seperti ini baru saja diterpakan.

Selain alasan keselamatan, larangan membawa kendaraan bermotor ke sekolah juga untuk menghindari dampak buruk pada keadaan sosial. Pasalnya, saat ini, di desa tersebut sedang mengalami penurunan produksi, karena anak tidak mau mebantu orangtuanya untuk bertani, atau beternak. Padahal kebutuhan masih sangat tinggi.

Namun sayangnya, para siswa tidak mengindahkan aturan yang telah diberikan. Mereka masih beraktivitas dengan mengendarai kendaraan bermotor. Beberapa diantaranya tertangkap tangan oleh Bupati Purwakarta.