Skip to main content

Pelaku Pemalsuan Dokumen Izin Terbang Terancam Pidana 4 Tahun

Pelaku Pemalsuan Dokumen Izin Terbang Terancam Pidana 4 Tahun
Pelaku Pemalsuan Dokumen Izin Terbang Terancam Pidana 4 Tahun

WinNetNews.com - Kasus dugaan pemalsuan izin terbang dengan terlapor seorang pejabat maskapai AirFast berinisial MT kini ditangani Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri. Penyidik akan memanggil saksi pelapor untuk dimintai keterangan.

"Akan panggil saksi pelapor, maupun periksa dokumen-dokumen yang terkait dengan penerbangan itu," kata Kepala Bagian Evaluasi dan Analisa Bareskrim Polri Kombes Hadi Ramdhani di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (3/2/2016).

"Sudah direncanakan panggil saksi pelapor," sambungnya.

Dalam kasus ini, lanjut Hadi, terlapor diduga melanggar pasal 263 KUHP tentang pemalsuan dokumen. Berapa tahun penjara ancaman pidananya?

"Yang pasti di atas 4 tahun," tandasnya.

Kabag Penum Polri Kombes Suharsono sebelumnya menyampaikan, terlapor dalam perkara ini adalah Flight Operator Officer PT AirFast berinisial MT. Pihak Kemenhub melaporkan hal itu pada Selasa (2/2) kemarin.

"Jadi laporan Kementerian Perhubungan ini berdasarkan laporan dari Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah 4 Bali Tanggal 26 Januari," tandasnya.

Laporan penerbangan itu terjadi pada akhir Januari 2016, tujuan Denpasar-Makassar.

Dilansir dari laman detik

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top