Pelaku Pembunuhan Mirna Terancam Pasal Pembunuhan Berencana

Muhammad Takdir
Rabu, 27 Januari 2016 19:30 WIB
Oleh Muhammad Takdir pada Rabu, 27 Januari 2016 19:30 WIB
Image Pelaku Pembunuhan Mirna Terancam Pasal Pembunuhan Berencana

WinNetNews.com - Polisi terus menyusun puzzle kasus kopi beracun yang menewaskan Wayan Mirna Salihin (27). Belum jelas siapa pelakunya. Namun, siapa pun nanti tersangkanya terancam dijerat pasal pembunuhan berencana.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Mohammad Iqbal mengatakan, siapa pun tersangkanya berpotensi dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

"Yang jelas tersangka kan menghilangkan nyawa orang lain dengan sengaja, ada rencana. Hukuman terberat bisa dikenakan hukuman mati. Itu terberat sudah diatur Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP). Iya, Pasal 340 KUHP," ujar Iqbal, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (27/1).

Dikatakan Iqbal, penyidik masih bekerja mengumpulkan alat bukti untuk menjerat calon tersangka. Namun, ia enggan menyampaikan sudah berapa banyak alat bukti yang dikantongi penyidik.

"Belum bisa, alat bukti belum bisa kita sampaikan. Tidak bisa disampaikan," ungkapnya.

Intinya, kata Iqbal, penyidik terus menjalankan penyidikan untuk memperkuat semua alat bukti.

"Penyidik terus bekerja. Tidak ada satu hari pun penyidik yang libur. Baik itu kasus yang menjadi perhatian publik, maupun kasus lain. Intinya untuk membuat terang kasus," tandasnya.

(seperti dilansir dari Liputan 6)

Waspadai Bumbu Masakan Ini
Driver Ojol akan Demo di Pembukaan Asian Games 2018?

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.