Pelanggan Indosat Dihimbau Untuk Lakukan Registrasi Sendiri
ilustrasi

Pelanggan Indosat Dihimbau Untuk Lakukan Registrasi Sendiri

Senin, 19 Mar 2018 | 07:37 | Rusmanto

WinNetNews.com - Indosat Ooredoo kembali mengimbau para pelanggannya yang belum melakukan registrasi ulang kartu prabayar. 

Operator seluler yang identik dengan warna kuning ini juga mengimbau agar pelanggan melakukan sendiri registrasi ulang ini (mandiri), guna keamanan dan kenyamanan pelanggan terhadap potensi data-datanya diketahui pihak lain.

"Kami mengimbau kepada para pelanggan kartu prabayar Indosat Ooredoo untuk segera melakukan registrasi ulang kartu prabayarnya, sehingga pelanggan dapat terus menikmati layanan telekomunikasi kami dengan aman dan nyaman," ujar Deva Rachman, Group Head Corporate Communications Indosat Ooredoo dikutip dari keterangan tertulisnya, Senin (19/3/2018).

Bila pelanggan melakukan registrasi ulang secara mandiri, bisa melalui cara mengirimkan SMS dengan format ULANG#NIK#Nomor KK# ke nomor 4444 atau dengan mengakses website https://im3.do/registrasi.

Sementara jika pelanggan memerlukan bantuan karena mengalami kesulitan, pelanggan bisa mendatangi ke gerai Indosat Ooredoo terdekat untuk meminta bantuan proses registrasi tersebut. Pihak Indosat Ooredoo mengatakan, tetap menjaga keamanan data pribadi, yaitu Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK).

Guna memberikan keamanan dan kenyamanan bagi pelanggan yang telah melakukan registrasi, Indosat Ooredoo menyediakan layanan fitur cek nomor yang bisa diakses lewat dua cara, yakni SMS dengan format INFO#NIK kirim ke nomor 4444 dan melalui akses ke https://im3.do/registrasi.

Melalui fitur cek nomor ini, pelanggan bisa melakukan pengecekan secara langsung sudah berapa nomor yang terdaftar menggunakan NIK dan nomor KK miliknya.

Jika menemukan ada keganjilan, seperti nomor tidak dikenal. Pelanggan bisa datang ke gerai operator seluler ini dengan membawa data identitas yang otentik serta menunjukkan bukti adanya penggunaan datanya oleh pihak lain. Indosat Ooredoo akan melakukan pemblokiran terhadap nomor tersebut.

"Untuk menghindari adanya potensi penyalahgunaan data oleh pihak lain, kami sangat mengimbau pelanggan agar dapat melakukan registrasi ulang secara mandiri, baik melalui SMS ataupun website," kata Deva.

"Dan, kami juga mengimbau partisipasi aktif pelanggan untuk dapat memanfaatkan layanan fitur cek nomor, sehingga bila ada pihak lain yang memanfaatkan datanya, dapat segera kami tindaklanjuti untuk proses pemblokiran," sebut Deva.

Registrasi SIM card prabayar untuk pelanggan lama berlangsung pada 31 Oktober 2017 sampai 28 Februari 2018. Saat ini, telah memasuki pemblokiran layanan telekomunikasi secara bertahap, sebelum pemblokiran total pada 1 Mei 2018. (detikcom)

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...