Pelanggan ini Ancam Tidak Bayar, Jika Driver Ojol Tak Datang Tepat Waktu

Nurul Faradila
Nurul Faradila

Pelanggan ini Ancam Tidak Bayar, Jika Driver Ojol Tak Datang Tepat Waktu Sumber: World of Buzz

Winnetnews.com -  Baru-baru ini, seorang pengemudi ojek online di Singapura menjadi sorotan para warganet. Hal tersebut terjadi lantaran ulah customer yang menuliskan pesanan tambahan dan mengancam driver, jika tidak sampai tepat waktu maka pengemudi harus membayar semua tagihan pesanan itu.

Dilansir dari Asia One, bukti tentang pesanan tambahan itu pun dibagikan di laman Facebook Singapore Stuff pada 28 November 2019. Dalam foto tersebut diketahui kalau pelanggan memesan makanan dari outlet Swensen di Northpoint City.

Pelanggan tersebut meminta pesanannya untuk diantarkan ke sebuah kondominium di Yishun, dalam waktu 21 menit.

“Bila sampai 4.45 sore makananku belum sampai sini, pengemudi yang akan membayarnya (untuk seluruh order),” tulisnya.

Melalui foto juga diketahui kalau pesanan tersebut diterima oleh pengemudi pada pukul 4.24 sore.

 

<Reader's Contribution by Sarah> Self-entitled customer expects GrabFood delivery to arrive in 20min or else rider has to pay for it. Got money buy Yishun condo but no money to buy class.

Dikirim oleh All Singapore Stuff pada Rabu, 27 November 2019

Unggahan itu pun lantas berhasil menarik perhatian warganet. Rata-rata mereka memberikan kritikan terhadap tingkah laku konsumen tersebut dan memintanya agar mendapatkan sanksi.

“Beberapa orang tidak mengerti. Beberapa toko tidak akan memprioritaskan pesanamu jika saat itu banyak pelanggan yang datang. Pengemudi juga tidak ingin menunggu karena waktu adalah uang,” komentar seorang warganet.

Kasus ini kemudian menjadi viral dan akhirnya pihak Grab pun angkat bicara terkait masalah yang dihadapi oleh pengemudinya ini.

“Pelanggan kami dan kesejahteraan para kurir yang menjadi partner kami adalah yang terpenting bagi kami dan kami mendorong agar konsumen dan rekan pengirim barang agar memperlakukan satu sama lain dengan hormat dan baik,” tulis pihak Grab, seperti dikutip dari Liputan6.com.

Selain itu, pihak Grab juga memberikan peringatan pemberhentian akun, kepada konsumen yang bersangkutan. Sebelumnya, mereka juga sudah memberitahu kalau pelayanan GrabFood akan menjadi sedikit lama karena adanya pelanggaran penggunaan skuter listrik di jalan umum sejak 5 November 2019 oleh pemerintah Singapura.

Apa Reaksi Kamu?