Pelebaran Trotoar Bikin Macet, Demokrat Sindir Gubernur DKI

Khalied Malvino
Khalied Malvino

Pelebaran Trotoar Bikin Macet, Demokrat Sindir Gubernur DKI Pelabaran trotoar membuat ruas jalan di Kuningan, Jakarta Selatan macet parah. [Foto: Detikc.om]
Winnetnews.com - Sejumlah ruas jalan di Jakarta kini tengah disibukkan dengan pelebaran trotoar untuk memanjakan para pejalan kaki. Nampak kawasan Karet, Kuningan, Sudirman, dan sekitarnya hampir setiap harinya mengalami kemacetan parah lantaran pelebaran trotoar tersebut.

Hal ini semakin diperkuat dengan keterlambatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akan menghadiri acara di Bank Indonesia, Thamrin, Jakarta Pusat.

"Tadi ke sini macet setengah jam berhenti, betul berhenti, setengah jam berhenti," ungkap Jokowi di Jakarta, seperti dilansir Suara.com, Jum’at (29/11).

Menanggapi kemacetan panjang dan keterlambatan Jokowi di sebuah acara itu, politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahean angkat bicara.

Hal itu disampaikan Ferdinand melalui akun Twitter miliknya @ferdinandhaean2. Ferdinand menilai pelebaran trotoar menjadi penyebab kemacetan di ibu kota semakin meningkat.

Ia menyindir sosok Anies dan meminta agar Jokowi bisa memberikan pelajaran kepada Anies. Pasalnya, Anies dinilai tidak memahami persoalan.

"Wajar makin macet pak, lha wong lebar jalan dirampas untuk trotoar. Gubernurnya ini pak perlu diajari," cuit Ferdinand seperti dikutip Suara.com, Jumat (29/11).

Pernyataan Ferdinand tersebut bukan tanpa alasan. Menurutnya, saat ini volume kendaraan semakin meningkat sementara jumlah pejalan kaki tak pernah tumbuh.

Warga ibu kota ogah berjalan kaki karena cuaca dan udara di Jakarta tidak ramah bagi para pejalan kaki. Sehingga, volume kendaraan semakin meningkat namun tidak dibarengi dengan infrastruktur jalan yang memadai.

"Jumlah kendaraan terus tumbuh, dan anomalinya pejalan kaki tak pernah tumbuh karena memang cuaca dan udara Jakarta tak ramah bagi pejalan kaki," tandasnya. [suara]

Apa Reaksi Kamu?