Peluang BI Rate Turun Makin Kuat

Peluang BI Rate Turun Makin Kuat

WinNetNews.com - Kebijakan Bank Indonesia (BI) untuk menurunkan tingkat suku bunga acuan atau BI rate sepertinya sangat ditunggu-tunggu para pelaku pasar. Angka inflasi yang terus membaik menjadi salah satu peluang untuk bisa menurunkan BI rate .

BI memperkirakan, inflasi di tahun ini akan berada di kisaran 3,6% atau jauh lebih rendah dari prediksi semula di angka 4% plus minus 1%. Bahkan, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, terjadi deflasi 0,08% sepanjang Oktober 2015.

Inflasi tahun kalender Januari-Oktober 2015 sebesar 2,16%. Sementara inflasi year on year (yoy) adalah 6,25%. Selain itu, neraca perdagangan Indonesia juga terus membaik.

Neraca perdagangan Indonesia surplus US$ 1,02 miliar di September 2015. ‎Secara kumulatif, sepanjang Januari-September 2015 nilai surplus neraca perdagangan Indonesia adalah US$ 7,13 miliar

"Neraca pembayaran membaik, transaksi berjalannya defisitnya mengecil. Jadi kalau diurut yah makin lengkap ada alasan peluang untuk itu (menurunkan BI rate)," ujar Menteri Perekonomian Darmin Nasution dalam acara Sosialisasi Implementasi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (4/11/2015).

Meski demikian, dia mengatakan, pihaknya tidak bisa memberikan penjelasan rinci terkait BI rate. Keputusan tersebut sepenuhnya diserahkan kepada BI selaku otoritas moneter.

"Nah, itu kamu tanyanya ke BI. Saya kan bilang peluang, artinya peluangnya ada. Eh, BI itu RDG pada pertengahan bulan, yah kita tunggulah. Jangan kalian tanya saya sekarang," katanya.

disadur dari detik