Skip to main content

Pelukis I Nyoman Gunarsa meninggal Karena Pneumonia

Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

WinNetNews.com - Maestro pelukis I Nyoman Gunarsa meninggal dunia pada Minggu, (10/9/2017) pukul 11.30 WITA. Sang maestro meninggal menurut keluarga karena infeksi di paru-paru atau pneumonia.

"Karena pneumonia. Tadi pagi pukul 05.00 WITA, batuknya berdarah terus dirawat sempat mendingan, tenang. Pukul 09.00 WITA, ketawa-ketawa, akhirnya pukul 10.00 WITA kejang-kejang lagi. Teriak panggil-panggil neneknya dan semuanya, terus tidur nggak bangun lagi," kata anak bungsu Gunarsa, Lina kepada awak media di rumah duka, Jl Raya Banda, Banjarengkan, Klungkung, Bali, Minggu (10/9/2017) malam.

Sang anak mengatakan, Gunarsa sempat kena serangan jantung, namun berhasil pulih dan pulang ke rumah. Ia sempat jalan-jalan, sembahyang dan berbincang dengan keluarga dan kerabat.

"Awalnya minggu lalu serangan jantung, dibawa ke ICU, pulang hari Rabu (6/9), mandi di sini dan sempat jalan-jalan di sini. Kamis (7/9), Mami (istri Gunarsa) pulang langsung ke dokter. Ternyata begitu sampai RS kejang-kejang, diinfus parasetamol mendingan terus dirawat sampai sembuh," ujar Lina.

Keluarga, menurut Lina, akan melaksanakan upacara Ngaben pada 29 September 2017 mendatang. Ditambahkan Lina, Gunarsa meninggalkan lukisan Joko Widodo sebagai hasil karya terakhirnya.

"Ngabennya nanti tanggal 29 September 2017. Papi tadi pukul 10.30 WITA sudah nggak ada dan berpesan jaga Mami, museum harus dirawat. Terakhir Papi (Gunarsa) melukis water color Pak Jokowi," ucap Lina sambil menahan air matanya.

Sementara itu, karangan bunga dari Presiden Jokowi telah dipajang di teras kediaman Gunarsa, dengan foto Gunarsa bersama Jokowi dan Iriana diletakan di depan karangan bunga. Sejumlah keluarga dan kerabat pun masih tampak berbincang di rumah duka.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top