(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Pemanfaatan Karakter Warna pada Komposisi Fotografi

Contributor-7
Contributor-7

Pemanfaatan Karakter Warna pada Komposisi Fotografi

WinNetNews.com - Untuk menghasilkan sebuah karya foto yang indah, tidak hanya ditentukan dengan teknik pengambilan gambar yang tepat, tapi juga komposisi yang indah. Komposisi adalah elemen yang sangat penting di dalam sebuah karya seni. Mulai dari zaman seni musik dan lukis pada masa lalu hingga sekarang.

Secara sederhana komposisi dalam fotografi dapat diartikan sebagai cara menata elemen-elemen dalam gambar. Dikutip dari Getting Smart with Photograophy, Edo Kurniawan menyebut bahwa komposisi dalam fotografi adalah bagaimana agar komponen yang ada di dalam foto tersebut ditampilkan secara harmonis.

Untuk mencapai sebuah komposisi yang harmonis dapat dilakukan dengan cara memanfaatkan garis, bidang, warna, pola/pattern.

Lalu bagaimanakah pemanfaatan warna yang baik dalam sebuah karya fotografi? Seperti kita ketahui bahwa warna sering juga digunakan sebagai pendukung utama komposisi yang enak untuk dinikmati. Agar bisa menguasai komposisi warna dengan baik, kita harus terlebih dahulu tahu tentang karakter dari masing-masing warna.

 

 

Karakter Warna:

1. Yellow

Warna ini merupakan warna yang paling terang. Oleh sebab itu dalam komposisi foto, warna ini akan menarik perhatian. Secara psikologis warna ini berkaitan dengan : warm, caution, fearful, bright, dan happiness.

2. Red

Warna ini merupakan karakter warna yang sangat kuat atau intense. Apalagi bila diletakan pada background yang gelap. Merah merupakan "universal warning color" sehingga sangat sulit untuk dilewatkan.

Dalam komposisi fotografi, warna merah akan sangat menonjol walau porsinya kecil. Secara psikologis warna ini diasosiasikan dengan: hot, passionate, urgent, danger, blood, devil, angry, enraged, amorous, outspoken, dan optimistic.

3. Blue

Warna biru identik dengan pasif, ketenangan, keheningan. Oleh karena itu walau porsinya besar dalam sebuah komposisi foto, warna ini tidak akan mengganggu pandangan mata.

Warna biru diasosiasikan sebagai: honest, integrity, rightenous, cool, melancholy, sad, gloomy, unhappy, quality, dan first class.

4. Violet

Warna ini identik dengan keanggunan. Secara psikologis diasosiasikan sebagai: intelligence, wealth, beauty, inspiration, sophistication, dan high rank.

5. Orange

Warna orange identik dengan kehangatan dan kenyamanan. Secara psikologis warna ini diasosiasikan dengan: confident, creative, adventorous, fun loving, dan sociable.

6. Green

Warna ini identik dengan kehidupan atau kesegaran serta alam. Secara psikologis warna ini mengandung arti: nature, health, regeneration, harmony, cheerful, libely, friendly, fresh, simple, unsophistichated, dan new.

 

Complemntary Colours

image0

Warna komplementer adalah warna-warna yang apabila diletakan dalam satu komposisi bersamaan akan terlihat saling menguatkan (efek simultaneous contrast). Dengan demikian biasanya pasangan warna akan 'meminta perhatian lebih', kuat, dan vibrating.

Warna ini adalah warna yang terletak bersebrangan dalam color wheel. Masing-masing pasangan memiliki proporsi yang sesuai agar tampak indah, contoh:

1. Merah dan hijau akan tampak pas apabila proporsinya adalah sekitar 1:1

2. Orange dan biru akan tampak lebih pas apabila proporsinya adalah 1:3

3. Sedangkan kuning dan ungu akan tampak pas bila proporsina 1:5

 

 

Harmonizing colours

image1

Warna yang harmonis akan memberikan kombinasi wrna yang nyaman karena saling melengkapi. Ini merupakan 3 warna yang terletak masing-masing berbeda 1 zona warna. Misalnya paduan antara warna blue-green-orange-violet.

Itulah sekilas tentang karakter warna dalam membantu menghasilkan komposisi yang baik pada sebuah foto. Memang tidak seperti seniman lukis yang memperoleh ilmu mengenai warna, fotografer hanya sedikit yang memahami ilmu mengenai warna. Padahal sebenarnya komposisi foto sangat dipengaruhi oleh penggunaan warna. Atas dasar itu artikel ini dibuat, semoga bermanfaat dan menambah wawasan bagi Winners ya!

Sumber foto: belfot

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});