Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir di Jerman diSerang Virus

Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir di Jerman diSerang Virus

Kamis, 28 Apr 2016 | 09:54 | Fellyanda Suci Agiesta

WinNetNews.com - Sepertinya bencana semacam Chernobyl hampir terjadi kembali. Tanggal 24 April kemarin, Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Gundremmingen di Bavaria, Jerman, terpaksa dihentikan operasinya akibat kemunculan sebuah virus komputer.

Menurut BR24, salah satu media Jerman, virus tersebut dianggap tidak akan memberikan dampak besar pada sistem karena tidak bisa berinteraksi langsung dengan bahan bakar nuklir. Namun pakar komputer tetap menyebut bila Breaking#A memiliki kemungkinan membahayakan data di komputer yang telah terinfeksi. Penemuan ini telah dilaporkan oleh RWE kepada Kantor Keamanan Informasi Federal Jerman yang bekerja dengan ahli IT untuk menyelidiki kasus ini. RWE juga mengatakan pihaknya telah meningkatkan pencegahan terhadap keamanan dunia maya menyusul penemuan ini.

Keterangan dari RWE, perusahaan yang menjalankan pembangkit listrik Gundremmingen menyebutkan bahwa virus “W32.Ramnit” dan “Conficker” ditemukan di sistem komputer di Unit B yang dipasang pada 2008 dengan perangkat lunak penunjuk data untuk memindahkan batangan bahan bakar nuklir.

Dilansir dari Reuters , Kamis (28/4/2016), Malware juga ditemukan di 18 drive penyimpanan data portabel, terutama stik USB di kantor pembangkit listrik tersebut.

Menurut perusahaan keamanan Symantec, W32 Ramnit adalah virus yang dirancang untuk mencuri data dari komputer yang terinfeksi dan dapat memberikan kendali pada pelaku penyerangan atas sistem yang terinfeksi jika terhubung dengan internet. Sedangkan Conflicker merupakan virus yang menyebar dalam jaringan dan menyalin dirinya ke dalam USB Drive.

Cukup wajar bila banyak pihak khawatir akan ditemukannya virus di PLTN Gundremmingen. Sebab serangan siber pada PLTN dapat mengakibatkan bencana paling parah akibat ulah hacker. Sampai saat ini pihak PLTN Gundremmingen disebut masih melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan semua sistem 'bersih' sebelum PLTN kembali beroperasi.

 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...