Pembanguan Rel Kereta Double Track Untuk Akses Bongkar Muat Hampir Selesai

Rani
Rani

Pembanguan Rel Kereta Double Track Untuk Akses Bongkar Muat Hampir Selesai

Jakarta, wingamers - Terkait dengan program pembanguan jaringan kereta api barang yang akan dilakukan oleh PT KAI bekerjasama dengan Pelindo II dalam rangka mengurai kemacetan dan meningkatkan produktivitas pelabuhan petikemas di tanjung priok, pembangunan lintasan kereta api dua jalur (double track) yang menghubungkan Provinsi DKI Jakarta dengan Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah hampir selesai.

Meskipun hanya tinggal di Jawa Timur namun bukan berarti pembangunan tersebut tanpa kendala. Ada beberapa masalah yang harus dihadapi oleh Dinas Perhubungan. Adapun yang menjadi masalah saat ini bukan soal pembebasan lahan, sebab dalam pembangunan doble track ini dilakukan di atas lahan milik PT KAI. Yang menjadi persoalan adalah sampai saat ini masih dilakukan pembahasan adalah keberadaan titik-titik persimpangan.

Titik persimpangan tersebut antara lain, wilayah tengah (perlintasan tengah di Jawa Timur) yakni di Saradan, karena adanya 4 perlintasan satu bidang dan lainnya di wilayah Lamongan, ada 2 perlintasan sebidang.

Untuk mempercepat pembangunan double track, yang dijadwalkan terealisasi dan bisa digunakan pada akhir 2017, Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah menyiapkan lahan milik PT KAI, dan pemerintah daerah setempat juga siap membantu.

Dengan adanya double track, akan membantu mengurai kemacetan dan mengurangi beban jalan di wilayah Jawa Timur. Double track bisa mengangkut (peti kemas ukuran 40 feet) sampai tiga kali lipat dari jumlah sekarang, Sebab saat ini dengan single track hanya mampu mengangkut 80 trip per hari.

Kondisi terkini di wilayah Jawa Timur ada sebanyak 1.400 perlintasan kereta api, yang belum memiliki palang pintu. Hal tersebut akan menghambat perjalanan KAI saat double track sudah efektir berjalan. Oleh sebab itu Dinas Perhubungan akan memasang early warning system.

Kondisi terkini di wilayah Jawa Timur ada sebanyak 1.400 perlintasan kereta api, yang belum memiliki palang pintu. Hal tersebut akan menghambat perjalanan KAI saat double track sudah efektif berjalan. Oleh sebab itu Dinas Perhubungan akan memasang early warning system.Early warning system nantinya berfungsi sebagai peringatan bagi pengguna jalan bahwa di lokasi tersebut terdapat perlintasan kereta api.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});