Pembangunan Tol Cimanggis-Cibitung Ditarget Tak Molor

Pembangunan Tol Cimanggis-Cibitung Ditarget Tak Molor

WinNetNews.com - Rencana pembangunan jalan tol Cimanggis-Cibitung hingga saat ini masih terus dilakukan pemerintah, melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Namun, dalam pelaksanaannya, proyek ini nyatanya masih terkendala beberapa hal, salah satunya soal pembebasan lahan.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, mengatakan, pembebasan lahan untuk jalan tol yang memakan dana Rp4,52 triliun ini akan secepatnya diselesaikan.

“Pokoknya terus diupayakan pembebasan lahannya. Secepatnya akan kami selesaikan,” ujar Basuki, di kantornya, Jakarta, Rabu, 6 Januari 2016.

Sementara itu, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Herry Trisaputra Zuna, mengatakan, pembebasan lahan untuk jalan tol ini hingga saat ini baru mencapai 0,36 persen.

"Kondisi fisik bangunan baru 1,16 persen, di sesi awal masih proses pengadaan tanah," ujar Herry.

Meski kendala pembebasan lahan masih menjadi masalah, Herry mengaku, rencana pembangunan ini tidak akan meleset pada target yang sudah ditetapkan pemerintah

"Target operasi selesai dan beres nanti pada 2019," ujarnya.

Seperti diketahui, pembangunan jalan tol Cimanggis-Cibitung nantinya menjadi bagian dari Jakarta Outer Ring Road (JORR) II yang menghubungkan Bandara Soekarno Hatta-Kunciran-Serpong-Cinere-Jagorawi-Cibitung-Cilincing-Tanjung Priok.

Pada sisi timur, JORR II meliputi tol Cimanggis-Cibitung sepanjang 25,4 kilometer (km), dan Cibitung-Cilincing sepanjang 34,5 km.

Sementara itu, pada sisi barat, meliputi ruas tol Cengkareng-Kunciran sepanjang 15,2 km, Kunciran-Serpong 11,2 km, ruas Serpong-Cinere 10,14 km, dan Cinere-Jagorawi sepanjang 14,6 km.