Pembayaran Utang Naik, Cadangan Devisa Amblas US$ 2,8 Miliar

Cincin Suryanto
Kamis, 09 Juli 2015 09:49 WIB
Oleh Cincin Suryanto pada Kamis, 09 Juli 2015 09:49 WIB
Image Pembayaran Utang Naik, Cadangan Devisa Amblas US$ 2,8 Miliar

Bank Indonesia (BI) mencatat jumlah cadangan devisa Indonesia per Juni 2015 sebesar US$108 miliar, tergerus US$ 2,8 miliar dibandingkan dengan posisi akhir Mei 2015 sebesar US$110,8 miliar.

Deputi Gubernur Senior BI, Mirza Adityaswara‎ menjelaskan penurunan cadangan devisa disebabkan oleh meningkatnya pembayaran utang luar negeri pemerintah serta intervensi devisa dalam rangka stabilisasi nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Hal ini merupakan konsekuensi dari tugas BI yang harus di pasar uang dan di pasar obligasi.‎

"Namanya bulan Juni adalah bulan dimana permintaan valas untuk bayar utang, dividen ke luar negeri memang besar. Kedua ya memang tekanan di pasar keuangan juga belum reda sedangkan eksportir biasanya dalam kondisi tekanan malah tidak jual dolarnya, malah hold dolarnya," jelas Mirza di Jakarta, Rabu (8/7) malam.

Menurutnya, dalam dua minggu terakhir, aliran dana asing sudah mulai masuk ke dalam negeri, yang terlihat dari penguatan rupiah terhadap dolar AS meski tipis.

"Kita lihat dua minggu terakhir investor asing mulai masuk pasar SBN (Surat Berharga Negara). Kalau pasar saham saja yang masih outflow. Rupiah menguat ke 13.295 itu tanda investor masuk ke SBN," katanya.

(cn)

Yuk Coba Es Krim Berbahan Sayuran Ini !
Celine Dion Bawa 200 Penjaga untuk Konser di Indonesia

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.