Pembebasan Sandera WNI Di Filipina Lewat Militer Mendapat Penolakan

Gunawan Wibisono
Jumat, 01 April 2016 14:58 WIB
Oleh Gunawan Wibisono pada Jumat, 01 April 2016 14:58 WIB
Image Pembebasan Sandera WNI Di Filipina Lewat Militer Mendapat Penolakan

WinNetNews.com - Upaya pemerintah Indonesia untuk membebaskan 10 anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) dengan militer mendapat penolakan dari pemerintah Filiphina. Namun menurut Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Sutiyoso, penolakan itu merupakan hal wajar.

“Mereka mungkin punya harga diri reputasi jadi pertimbangannya. Kita juga kalau ada penyanderaan di sini akan kita selesaikan sendiri,” kata Sutiyoso di Kompleks Istana Kepresidenan.

Menurutnya, diperlukan koordinasi lagi dengan pemerintah Filipina agar upaya pembebasan ini berhasil. “Kami perlu koordinasi. Kita lihat saja nanti,” ujarnya.

Menurut informasi yang diterima, terdapat warga negara asing (WNA) yang turut disandera bersama 10 ABK WNI. “Di samping WNI, ada WNA. Setahu saya ada 11 orang. Ada dari Kanada, Belanda, Norwegia, Filipina,” ungkapnya.

Hal ini, menurut Sutiyoso yang menyebabkan pembebasan sandera lewat militer Indonesia juga sedikit terkendala. “Oleh karena itu, saya perintahkan perwakilan BIN di sana untuk memantau ketat perkembangannya dan bekerja sama dengan intelijen Filipina. Informasi baru kami suplai terus ke pemerintah, termasuk Panglima TNI,” ucapnya.

Foto: keamanan.rmol.co

 

Waspadai Bumbu Masakan Ini
Coba Nih Tips Bikin Sambal yang Paling Enak

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.