Image Pemerintah Bangladesh Larang 3 Badan Amal Beri Bantuan untuk Rohingya
Foto:Istimewa
News   Internasional  

Pemerintah Bangladesh Larang 3 Badan Amal Beri Bantuan untuk Rohingya

Jumat, 13 Oktober 2017 10:00 WIB

WinNetNews.com- Krisis kemanusian, Rohingya masih menyisahkan duka yang mendalam. Dikutip dari CNN, Pemerintah Bangladesh melarang tiga badan amal untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan ke kamp pengungsi Rohingya, jelas seorang anggota parlemen pada Kamis 12 Oktober 2017.

Mahjabeen Khaled, anggota parlemen dari partai Awami League mengatakan, badan amal internasional Muslim Aid, Islamic Relief, dan Allama Fazlullah Foundation dilarang menyalurkan bantuan kepada Rohingya di kamp pengunsian Cox Bazar, Bangladesh.

Sayangnya, pihak Bangladesh tidak mau memberikan alasan mereka larangan ini. Pada 2012, Muslim Aid juga dilarang oleh pemerintah setempat untuk menyalurkan kepada pengungsi Rohingya di Bangladesh.

Menurut Mahjabeen Khaled, pemerintah Bangladesh meneliti dan menyaring secara ketat semua lembaga yang ingin menyalurkan bantuan kepada pengungsi Rohingya di Cox Bazar.

"Kami ingin memantau siapa yang memberi bantuan, dan mengapa mereka melakukannya, siapa yang mendanai mereka, dan apa yang akan mereka lakukan dengan uang-uang itu, untuk alasan keamanan tentunya," jelas Khaled kepada Agence-France Presse.

Sampai saat ini, badan pemerintah Bangladesh yang menangani urusan lembaga swadaya masyarakat telah mengizinkan 30 organisasi dan kelompok kemanusiaan untuk memperoleh akses sampai ke kamp pengungsian.

Akses itu diketahui memiliki sejumlah batasan, seperti hanya berlaku hingga sekitar dua bulan saja. Organisasi yang bersangkutan juga hanya boleh memberikan bantuan berupa alat kesehatan, fasilitas sanitasi, dan tanda penampungan saja.

Parah! Nyolong Saat Korban Justru Sedang Sholat
Massa FPI Berkerumun di Bandara Soeta, Anggota DPR Ini Ketinggalan Pesawat

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

Sekilas Tentang WinnetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.

atau
Lupa kata sandi akun kamu?
atau
Kami akan mengirim link aktivasi pada email Anda.
Daftar Akun