Pemerintah : Bangun Tol Dapat Kredit 9 Triliun dari RRC

Pemerintah  : Bangun Tol Dapat Kredit 9 Triliun dari RRC

 Jakarta - Pengerjaan proyek tol di Indonesia akan mendapatkan pinjaman dari China. Jumlahnya, Rp9 Triliun, “ Ujar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono.

Dana pinjaman dari China tersebut akan digunakan untuk menggarap tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu), tol Solo-Ngawi-Kertosono (Soker) dan juga tol Manado-Bitung serta Balikpapan-Samarinda. Kesepakatan kredit itu baru saja ditandatangani hari ini.

"Selain Tol Balikpapan-Samarinda yang ditandatangani hari ini, ada tiga tol lainnya, Cisumdawu membutuhkan Rp3 triliun, Soker membutuhkan Rp3 triliun,dan Manado-Bitung Rp2 triliun. Sedangkan untuk Tol Balikpapan-Smarinda membutuhkan Rp1 triliun,semua totalnya Rp9 triliun kan," kata Basuki di Kementerian PUPR, Jakarta, Rabu 23 September 2015.

Basuki menjelaskan dana pinjaman dalam loan agreement tersebut akan diusahakan cair secepatnya. karena dalam perjanjian tersebut juga disebutkan ada porsi khusus untuk perusahaan China dalam membangun proyek tol di Indonesia.

"Itu memang target saya, bulan depan bank eksim (ekspor impor) nya mau datang, jadi mempercepat, pokoknya saya akan mempercepat pencairannya paling tidak tiga bulan, kalau tidak saya akan datangin,saya akan perkarakan gitu lho," tegas Basuki.