Pemerintah Dinilai Gagal, HMI: Evaluasi dan Cabut Wacana Perpanjang PPKM Darurat
Ketua Umum HMI Cabang Labuhanbatu Raya Khairil Hanif Nasution (Istimewa)

Pemerintah Dinilai Gagal, HMI: Evaluasi dan Cabut Wacana Perpanjang PPKM Darurat

Senin, 19 Jul 2021 | 12:10 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Ketua Umum HMI Cabang Labuhanbatu Raya Khairil Hanif Nasution menilai kebijakan PPKM Darurat yang diambil pemerintah belum maksimal. Sebab, angka penyebaran Covid-19 masih meningkat.

"PPKM darurat (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) adalah sebuah kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat. Namun, kebijakan itu belum maksimal nyatanya kasus dan angka kematian Covid-19 terus meningkat," jelas Hanif, Minggu (18/7).

"Maka dari itu saya meminta Pemerintah Pusat untuk sesegera mungkin mengevaluasi dan mencabut wacana untuk memperpanjang PPKM Darurat, dan untuk Pemerintah Daerah jangan hanya sekedar ikut-ikutan harus jelas apa dasar konkretnya, dan apa indikator-indikatornya jika ingin diterapkan PPKM Darurat ataupun Mikro. Jangan hanya ikut-ikutan, tapi masyarakat yang kena imbasnya. Karena jika ini terus diperpanjang maka akan berdampak pada kehidupan masyarakat sehari-hari baik dalam aspek hukum, ekonomi, kebutuhan pangan dan sosialnya," sambungnya.

Menurutnya, berbagai lapisan masyarakat menolak wacana perpanjangan PPKM Darurat.

"Sudah banyak mahasiswa, pedagang, dan buruh yang menolak atas wacana perpanjangan PPKM Darurat tersebut, seperti yang kita lihat sekarang di lapangan dan di berbagai sumber media online, televisi, dan cetak diberbagai daerah," ucapnya.

Ia kemudian menyoroti tindakan represif aparat kepada masyarakat dalam penegakan aturan PPKM.

"Masyarakat juga manusia bukanlah binatang, jangan langsung terus bertindak keras dan kasar," Tegas Hanif.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...