Pemerintah Membatalkan Pajak Daging Sapi

Pemerintah Membatalkan Pajak Daging Sapi

Senin, 25 Jan 2016 | 20:11 | Muhammad Takdir
WinNetNews.com - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI) Teguh Boediyana mengatakan, harga daging sapi di sejumlah daerah di Indonesia masih di atas Rp 120 ribu per kilogram (kg). Meskipun, kebijakan pengenaan pajak pertambahan nilai (PPN) 10% untuk ternak impor telah dibatalkan oleh pemerintah.

Menurut Teguh, penurunan daging sapi membutuhkan waktu karena pedagang akan menyesuaikan dengan mekanisme pasar, seperti halnya penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) yang tidak akan serta merta diikuti dengan turunnya ongkos angkutan umum. “Ini jadi pelajaran buat pemerintah agar kalau mengambil keputusan itu harus dipikir lebih dulu. Namanya mekanisme pasar, meski kebijakan sudah dibatalkan tak otomatis langsung turun, penurunan harga daging sapi ini masih butuh waktu,” kata dia ketika dihubungi Investor Daily di Jakarta, Minggu (24/1).

Harga daging sapi di sejumlah pasar tradisional di Jabodetabek masih tinggi, di wilayah Kebayoran Lama pada Minggu (24/1) misalnya mencapai Rp 130 ribu per kg, demikian juga di pasar tradisional di wilayah Tanjung Priok. Sedangkan rata-rata harga daging nasional berdasarkan pantauan Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk Rp 110.900 per kg pada Sabtu (23/1).

Sebelumnya, pemerintah menerapkan PMK No 267 Tahun 2015 tentang Kriteria Dan/Atau Rincian Ternak, Bahan Pakan Untuk Pembuatan Pakan Ternak, dan Pakan Ikan Yang Atas Impor Dan/Atau Penyerahannya Dibebaskan dari Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Pemberlakuan aturan tersebut secara tidak langsung akan mengenakan PPN 10% kepada daging lokal. Namun kebijakan tersebut telah dianulir pemerintah pada pekan lalu, setelah para pedagang daging sapi mogok berjualan sebagai bentuk protes atas naiknya harga daging sapi pascapemberlakuan PPN itu. Harga daging di sejumlah daerah tembus Rp 125-130 ribu per kg.

(seperti dilansir dari BeritaSatu)

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...