Pemerintah RI dorong kontribusi Perguruan Tinggi untuk industri Indonesia

Pemerintah RI dorong kontribusi Perguruan Tinggi untuk industri Indonesia

Minggu, 21 Agt 2016 | 00:23 | Rike
WinNetNews.com-Pemerintah RI bakal terus mendorong supaya perguruan tinggi berperan serta melakukan inovasi lewat perkembangan teknologi guna mendukung kemajuan industri.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan hal itu dalam Orasi Ilmiah di Sidang Terbuka Peringatan 96 Tahun Pendidikan Tinggi Teknik di Indonesia di kampus Institut Teknologi Bandung. "Saya berharap diusianya yang menjelang seabad ini, perguruan tinggi teknik dapat lebih berkontribusi dalam pembangunan ekonomi Indonesia," ucap Airlangga melalui siaran pers di Jakarta, Sabtu.Kontribusi itu, tambah Airlangga, khususnya pembangunan teknologi yang bisa menunjang perekonomian secara luas dan tentu saja secara lebih khusus bagi industri nasional.

Menurut dia, tantangan perguruan tinggi kini adalah mendorong pembangunan sumber daya manusia yang terampil dengan keahlian tertentu sesuai kebutuhan dunia kerja. “Itu yang harusnya menjadi prioritas, agar generasi kita siap bekerja," terang Airlangga.Kedepan, ia mengusulkan pendidikan vokasional di bidang industri untuk SMK hingga D1 dan D2, dengan porsi pengajaran 60 persen di praktek lapangan dan 40 persen di kelas. Hingga, adanya program magang minimal tiga bulan per semester.Pemerintah pun bakal giat mendorong pada pelaku industri untuk mendirikan politeknik, di mana kini industri tekstil dan otomotif yang telah mengimplementasikan.Program pendidikan dual system ini didorong supaya jadi gerakan oleh industri swasta atau BUMN, di mana kurikulumnya bakal dikoordinasikan dengan Kementerian Ketenagakerjaan serta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Dalam orasi ilmiah yang berjudul “Konsolidasi Nasional dalam Implementasi Pembangunan Industri”, Airlangga pun menyampaikan sinergitas antara dunia usaha dan perguruan tinggi juga perlu didorong dengan mendirikan lembaga-lembaga pendidikan vokasional, khususnya di sekitar kawasan-kawasan industri sesuai industri unggulan yang ada di tiap wilayah.


TAGS:

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...