Skip to main content

Pemerintah Turunkan Suku Bunga KUR

Pemerintah Turunkan Suku Bunga KUR
Pemerintah Turunkan Suku Bunga KUR

Jakarta – pemerintah mengeluarkan kebijakan lagi Mulai tahun depan, suku bunga untuk kredit usaha rakyat akan diturunkan dari 12% menjadi 9%. Penurunan bunga tersebut juga diikuti oleh target penyaluran KUR oleh pemerintah yang naik signifikan.

Menteri Koperasi dan UMKM AA Gede Ngurah Puspayoga mengatakan pemerintah menargetkan penyaluran KUR tahun depan minimal sebanyak Rp120 triliun. Tahun depan bunganya turun. Jadi target penyaluran meningkat,” ujarnya ketika ditemui di kantor BRI cabang Pasar Minggu, Jakarta, Selasa (8/9).

Pada tahun ini, penyaluran KUR sebanyak Rp30 triliun dengan komposisi Rp21 triliun disalurkan oleh BRI, Rp4 triliun oleh BNI, Rp4 triliun oleh Bank Mandiri, dan Rp1 triliun untuk TKI. Penyaluran KUR tahun ini baru dimulai pada akhir Agustus lalu.

Saya optimistis penyaluran Rp30 triliun bisa tercapai. Baru 10 hari saja sudah tersalurkan Rp478 miliar di BRI saja dan semakin hari akan semakin cepat,” ujarnya.

Ia mengapresiasi kinerja BRI yang tetap menyalurkan KUR pada Sabtu dan Minggu dengan metode jemput bola untuk mempercepat penyaluran KUR. Kita fokus sekarang bagaimana memberikan pemberdayaan kepada pelaku mikro melalui kerja sama dengan 3 perbankan nasional. Mudah-mudahan bisa terserap.

Selain melalui KUR, Puspayoga mengatakan memiliki LPDB (Lembaga Pembiayaan Dana Bergulir) untuk membantu pembiayaan UMKM.

Sekarang per bulan bunganya 0,2% untuk usaha riil. Kalau untuk koperasi simpan pinjam 0,3%. Kita berusaha memberkan kemudahan-kemudahan kepada pelaku mikro kita baik koperasi, dan usaha mikro lainnya. 

Besarnya jumlah pelaku UMKM sekitar 50 juta yang tersebar di seluruh Indonesia, Puspayoga mengatakan tidak dapat mengelolanya sendiri. Ia terus berkoordinasi dengan bupati/wali kota untuk pemantauan pelaku usaha mikro. Sementara pelaku usaha kecil dikelola oleh gubernur dan pelaku usaha menengah ditangani oleh kementerian.

Di kesempatan yang sama, Corporate Secretary BRI Budi Satria mengatakan BRI sudah meluncurkan program KUR di Makasar, Pontianak, dan Bandar Lampung.

“Peluncuran dan penyaluran KUR Mikro merupakan langkah tindak lanjut BRI untuk memastikan bahwa KUR Mikro 2015 telah dilakukan di seluruh wilayah Tanah Air secara merata.

Budi mengatakan, BRI akan fokus untuk menyalurkan KUR sebesar jumlah yang diberikan kepada BRI dari total Rp30 triliun yang dialokasikan pemerintah.

“Bank BRI optimis penyaluran pinjaman di sektor usaha mikro bisa tumbuh di kisaran 17%-18% di tahun ini. Selain pertumbuhan pinjaman dan simpanan, fokus lainnya adalah menjaga kualitas kredit atau level Non Performing Loan (NPL) di segmen mikro. 

Menurut Budi, untuk mencapai pertumbuhan di kisaran 17%-18% tersebut, salah satu upaya Bank BRI adalah dengan meningkatkan jangkauan jasa layanan perbankan di sektor usaha mikro hingga ke wilayah-wilayah terpencil.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top