Pemilu 2019, Golkar Targetkan Dapat 20 Persen Suara

Pemilu 2019, Golkar Targetkan Dapat 20 Persen Suara

WinNetNews.com - Setya Novanto akan membawa Partai Golongan Karya mendukung Joko Widodo (Jokowi) sebagai calon presiden dalam Pilpres 2019. Selain mengusung Jokowi, Novanto menargetkan pada Pemilu 2019 Partai Golkar mendapatkan 20 persen suara.

Yorrys Raweyai, politisi Partai Golkar, mengatakan Partai Golkar akan meningkatkan perolehan kursi dan suara dari sekarang yang 91 kursi dan 14,75 persen menjadi 20 persen, Rabu (18/5/2016).

Soal dukungan ke Jokowi, Yorrys mengatakan pernyataannya itu mewakili sikap Ketum Golkar Setya Novanto yang tak berniat maju menjadi capres. Di Munaslub Golkar kemarin Yorrys memang dekat dan menjadi pendukung Novanto.

Dukungan Golkar ke Jokowi untuk Pilpres 2019, kata Yorrys, juga menjadi salah satu poin yang disepakati di munaslub. Sejak munaslub selesai kemarin, Golkar menyatakan diri mendukung pemerintahah Presiden Jokowi.

"Alasan untuk mendukung Jokowi banyak. Berangkat dari Januari lalu, di Rapimnas kan disepakati Golkar mendukung pemerintah. Ideologi Golkar itu golongan karya berkarya bersama-sama pemerintahan yang sah. Jokowi sudah jalan bagus, dan kita sepakat untuk mengantarnya sesuai undang-undang, 2 periode," papar Yorrys.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham mengatakan salah satu keputusan penting munaslub adalah berkomunikasi politik intens dengan Presiden Jokowi.

Sekjen Golkar Idrus Marham mengatakan, munaslub merekomendasikan kepada Ketua Umum (Setya Novanto) untuk melakukan komunikasi politik secara efektif, intensif, dan produktif dengan Joko Widodo dalam rangka mempersiapkan dan mengantisipasi pelaksanaan Pemilu 2019.