Pemimpin ISIS Ungkap Alasan Sebenarnya soal Bom Bunuh Diri di Sri Lanka

Daniel
Daniel

Pemimpin ISIS Ungkap Alasan Sebenarnya soal Bom Bunuh Diri di Sri Lanka Abu Bakr al-Baghdadi

Winnetnews.com - Tragedi bom di Sri Lanka memakan korban hingga lebih dari 250 jiwa dan melukai lebih dari 500 orang. ISIS mengklaim berada di balik serangan bom bunuh diri yang terjadi di beberapa kota di Sri Lanka pada hari Minggu Paskah tersebut.

Berdasarkan informasi yang dilansir dari Aljazeera, pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi menyatakan bahwa serangan delapan bom di Sri Lanka tersebut merupakan balasan atas kekalahan ISIS di Suriah. Hal itu disampaikan oleh Abu Bakr al-Baghdadi lewat sebuah video berdurasi 18 menit.

“Pertempuran kita saat ini adalah pertempuran atrisi dengan musuh. Jihad terus berlanjut hingga hari penghakiman dan Allah memerintahkan kita untuk berjihad, tapi tidak memerintahkan kita untuk menang,” ujarnya.

Abu Bakr al-Baghdadi merujuk pada banyaknya pasukan ISIS yang menjadi korban tewas pada pertempuran di Baghouz, Suriah. Bom di Sri Lanka merupakan bentuk pembalasan dendam atas “saudara-saudara” mereka yang tewas di pertempuran tersebut.

“Saudara-saudara di Sri Lanka telah dipulihkan hatinya melalui pembelaan untuk agama dengan cara bom bunuh diri, yang mengguncang tempat tidur para tentara bersalib saat Paskah untuk membalaskan saudara-saudara kalian di Baghouz,” katanya.

Tidak sampai di situ, al-Baghdadi menyatakan bahwa akan “ada lebih banyak” lagi serangan yang akan dilakukan oleh ISIS. Kemunculan al-Baghdadi kali ini merupakan yang pertama sejak 2014 silam ketika ia berceramah di Masjid al-Nuri di Mosul, Irak. Amerika Serikat melabelinya seharga 25 juta dollar untuk siapa pun yang bisa menemukannya.

 

 

 

Apa Reaksi Kamu?