(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Pemkab Semarang: Tidak Mudah Menurunkan Harga Daging Dibawah 80ribu

Fellyanda Suci Agiesta
Fellyanda Suci Agiesta

Pemkab Semarang: Tidak Mudah Menurunkan Harga Daging Dibawah 80ribu
WinNetNews.com - Menjelang Ramadhan di Semarang, tingkat konsumsi daging diperkirakan meningkat 10 persen. Untuk megantisipasi lonjakan konsumsi ini, Dinas Peternakan dan Perikanan melakukan peningkatan produksi daging sapi , agar tetap stabil.

"Kalau kebijakan pusat bahwa harga daging ini kalau bisa ini bisa ditekan sampai dengan harga Rp 80.000, ini tentu saja perlu perjuangan yang panjang. Dan itu tentunya akan membawa dampak yang begitu besar terhadap petani," kata Kabid Kesehatan Hewan Disnakkan Kabupaten Semarang, Sri Handayani.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menginstruksikan para mentrinya untuk menurunkan harga daging sapi hingga dibawah Rp 80 ribu/kg. Namun menurut Sri Handayani, menurunkan harga daging tidak semudah yang dibayangkan. Harus menemui jalan yang panjang. 

Menjelang Ramadhan di Semarang, tingkat konsumsi daging diperkirakan meningkat 10 persen. Untuk megantisipasi lonjakan konsumsi ini, Dinas Peternakan dan Perikanan melakukan peningkatan produksi daging sapi , agar tetap stabil.

"Kalau kebijakan pusat bahwa harga daging ini kalau bisa ini bisa ditekan sampai dengan harga Rp 80.000, ini tentu saja perlu perjuangan yang panjang. Dan itu tentunya akan membawa dampak yang begitu besar terhadap petani," kata Kabid Kesehatan Hewan Disnakkan Kabupaten Semarang, Sri Handayani.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menginstruksikan para mentrinya untuk menurunkan harga daging sapi hingga dibawah Rp 80 ribu/kg. namun menurut Sri Handayani, menurunkan harga daging tidak semudah yang dibayangkan. Harus menemui jalan yang panjang.

Hingga saat ini, harga daging sapi di Pasar Bandarjo, Ungaran masih bertahan pada kisaran Rp 100.000 hingga Rp 115.000 per kilogram.

 

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});