Pemprov DKI sebut retribusi angkut sampah hingga Rp1,2 miliar

Pemprov DKI sebut retribusi angkut sampah hingga Rp1,2 miliar

Jumat, 12 Agt 2016 | 19:00 | Rike
WinNetNews.com-Dinas Kebersihan DKI Jakarta menyebutkan retribusi pengangkutan sampah dari kawasan komersial meningkat sampai Rp1,2 miliar per Mei 2016 sebab dilakukannya penertiban.

"Bayangkan, bandingkan dari Januari 2016 yang Rp90 juta di Mei 2016 naik hingga Rp1,2 miliar," ucap Wakil Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Ali Maulana Hakim, Jakarta, Jumat. Kata Ali, berarti selama ini selain terdapat penyimpangan, ada juga yang subsidi terlalu besar hilangnya setiap bulannya.Dia melanjutkan bahwa pihaknya terus melakukan penertiban dan pengawasan ketat terhadap pemakai jasa pengangkutan sampah Dinas Kebersihan DKI yang berasal dari kawasan komersial di Jakarta ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

Dengan pengawasan dan penertiban tersebut, Ali mengatakan retribusi yang awalnya di bulan Januari 2016 senilai Rp90 juta bisa meningkat jadi Rp1,2 miliar pada Mei 2016. Angka kenaikan tersebut meningkat secara berkala dengan rincian di bulan Februari 2016 senilai hampir Rp200 juta, pada maret 2016 sekitar Rp400 juta, dan pada april 2016 sekitar Rp700an juta.

Ali mengungkap bahwa selama ini sudah terjadi penyimpangan dalam pemakaian jasa pengangkutan sampah Dinas kebersihan DKI hingga ke tempat pembuangan sampah akhir. Ali menyebutkan fakta di lapangan sebelum dilakukannya penertiban, pengguna kawasan komersial seperti perusahaan, perkantoran, perhotelan, pusat perbelanjaan dan restoran membuang sampah liar ke tempat pembuangan sementara milik Dinas Kebersihan tanpa membayar retribusi atau mendapat subsidi padahal sesuai peraturan kawasan komersial tidak mendapat subsidi pengangkutan sampah karena mereka tergolong mampu."Misalnya begini ada perusahaan yang besar atau apartemen, pengelola kawasan bisnis tadi diam-diam membuang sampah jadi sampah liar atau membuang ke dipo (tempat pembuangan sampah sementara) kita, atau dia diam-diam bekerja sama dengan supir truk kita. Supir truk kita ambil ke restoran mereka,"terangnya.


TAGS:

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...