Pemprov Jabar Akan Bangun 8 Rute LRT Untuk Mendukung Kereta Cepat

Pemprov Jabar Akan Bangun 8 Rute LRT Untuk Mendukung Kereta Cepat

Rabu, 13 Jan 2016 | 16:21 | Rusmanto
WinNetNews.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat, mengajukan rencana pembangunan 8 jalur atau trase angkutan massal berbasis kereta atau Light Rail Transit (LRT) yang melintasi kawasan Bandung Raya. Rencananya, ada 14 main station atau stasiun utama.

Pembangunan 8 trayek LRT ini dilakukan untuk mendukung konektivitas di wilayah Bandung Raya dan kereta cepat Jakarta-Bandung yang beroperasi di 2019. Untuk wilayah Bandung Raya, kereta cepat direncanakan berhenti di wilayah Walini dan Tegalluar (dekat Gedebage).

Hal ini diungkapkan Sekda Pemprov Jabar, Iwa Karniwa usai rapat koordinasi dengan Walikota Bandung, Ridwan Kamil di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung, Rabu (13/1/2016).

"Kita mengajukan delapan jalur atau trase. Dua jalur di dalam kota (Bandung), enam trase lainnya di kabupaten dan kota lainnya," jelasnya.

Kawasan Bandung Raya terdiri dari Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Cimahi, Bandung Barat, dan Sumedang.

Delapan trase itu yaitu: Leuwipanjang-Jatinangor, Leuwipanjang-Padalarang, Leuwipanjang-Soreang, Gedebage-Majalaya, Dago-Leuwipanjang, Cibeureum-Gedebage, Martadinata-Majalaya, dan Dago-Pasirluyu.

Sementara itu, stasiun utama berada di 14 titik, yaitu Padalarang, Bundaran Cibeureum, Leuwipanjang, Soreang, Banjaran, Majalaya, Tanjungsari, Jatinangor, Gedebage, Martadinata, Terminal Dago, Ciumbuleuit, Babakan Siliwangi, dan Pasirluyu.

Menurut Iwa, pembangunan LRT ini mutlak dilakukan untuk terintegrasi dengan kereta cepat Jakarta-Bandung.

"Nanti setelah naik kereta cepat Jakarta-Bandung sekitar 45 menit, terus nanti naik apa dari Gedebage? Kalau tetap 1 jam ke Gedungsate misal, ya percuma," tambahnya.

Karena itu, Pemprov Jabar bersama Pemkot Bandung mengusulkan pembangunan LRT Bandung Raya, di mana Kota Bandung sebagai pusatnya.

Saat ini, kata Iwa, pihaknya masih menunggu Perpres mengenai hal ini. Lebih lanjut, pembangunan LRT Bandung Raya akan melibatkan BUMD Provinsi Jabar, BUMD setiap kabupaten dan kota, serta pihak asing. Nanti akan dibentuk konsorsium.

disadur dari situs detik finance

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...