Penambahan Libur Lebaran 2018 Tuai Pro dan Kontra
Foto:Ilustrasi

Penambahan Libur Lebaran 2018 Tuai Pro dan Kontra

Rabu, 18 Apr 2018 | 15:36 | Cindy Cesilia

WinNetNews.com-  Penambahan cuti bersama libur Lebaran 2018 sepertinya mendapatkan tanggapan positif dan negatif. Dikutip dari berbagai sumber yang ada, seperti yang kita ketahui setelah ditandatangani, ada perubahan tanggal libur Lebaran. Ada tambahan cuti bersama satu hari lagi.

"Pada kesempatan ini pemerintah akan menambah 2 hari cuti bersama pada tanggal 11 dan 12 dan sesudah lebaran Idul Fitri (yang kemungkinan jatuh pada) 15 dan 16, yaitu tanggal 20 Juni 2018," kata Menko PMK Puan Maharani.

Berbagai komentar tentang penambahan cuti bersama ini juga bermunculan dari semua kalangan salah satunya, Bendahara Fraksi PDIP DPR Alex Indra Lukman tidak setuju dengan anggapan kalau libur lebaran akan dapat mengurai kemacetan saat mudik. Menurutnya, tanpa penambahan libur, mudik lebaran akan lancar saja. Dia mengambil contoh mudik tahun lalu. 

"Bukankah mudik tahun lalu sudah cukup lancar? Apalagi setelah ada pembangunan dan perbaikan infrastruktur maka mudik tahun ini harusnya akan lebih baik dan lancar dibandingkan tahun2 sebelumnya," kata Alex. 

Alex memandang skeptis kebijakan penambahan libut lebaran. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi akan berdampak negatif dengan kebijakan itu. 

"Memperpanjang liburan hanya mengurangi hari produktif sementara pemerintah berupaya keras menggenjot pertumbuhan ekonomi," lanjut Alex. 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...