Skip to main content

Penangkapan Kapal Pencuri Ikan China di Natuna sudah Sesuai Prosedur

Penangkapan Kapal Pencuri Ikan China di Natuna sudah Sesuai Prosedur
Penangkapan Kapal Pencuri Ikan China di Natuna sudah Sesuai Prosedur

WinNetNews.com - Kapal nelayan China yang melakukan pencurian ikan di sekitar perairan Natuna, Jumat (27/5) diamankan TNI AL. Sebelum kapal bernama Gui Bei Yu diamankan, polisi sempat memberikan tembakan peringatan.

Ketika dimintai keterangan di sela-sela kehadiran pada pembukaan Rakernas Partai Amanat Nasional (PAN), Menkopolhukam, Luhut Binsar Panjaitan, menyebut bahwa tak ada konflik dengan pemerintah Chins terkait penangkapan kapal Nelayan tersebut.

Peristiwa penngkapan kapal nelayan China ini berawal pada pukul 13.30 WIB, KRI Oswald Siahaan-354 berpatroli di Natuna dan melihat ada tindakan mencurigakan di radarnya, Jumat (27/5). Petugas mendekati lokasi yang mencurigakan dan menemukan kapal ikan China Gui Bei Yu 27088.

Saat proses pengejaran, coast guard china sempat membayangi namun tak berani mengganggu KRI Oswald yang dioperasikan oleh Lantamal IV di bawah komando Armabar TNI AL. Menurut Luhut, tindakan yang diambil TNI AL sudah dilakukan seperti seharusnya.

Sebelum melakukan ditangkap, pihak TNI AL menyatakan bahwa proses pengejaran terhadap kapal China pencuri ikan itu sudah sesuai SOP. Mulai dari memberikan peringatan-peringatan dari kontak radio, peringatan melalui pengeras suara, tembakan peringatan ke udara, tembakan kanan dan kiri haluan, hingga pada akhirnya kapal tersebut diamankan.

Hasil pemeriksaan sementara, kapal tersebut diduga melakukan penangkapan ikan di wilayah ZEEI (Zona Ekonomi Ekslusif) Indonesia tanpa dilengkapi oleh dokmen yang sah. Kapal tersebut berisikan 8 ABK bersamaan dengan muatan ikan segar yang diduga identik dengan ikan ang ada di perairan Natuna.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top